• Suweg

    SUWEG SEBAGAI ELEPHANT FOOT YAM

    by  • 11/12/2017 • 0 Comments

    Ketika kita sebut nama suweg, tak banyak orang yang tahu. Kosa kata ini berasal dari Bahasa Jawa, dan diadopsi oleh Bahasa Indonesia, sebab tak ada padanan katanya. Di Indonesia, komoditas umbi-umbian bahan pangan ini semakin tersisih. Lain halnya dengan di India. Di negeri ini suweg punya banyak sebutan. Selain sebutan dalam Bahasa Inggris elephant...

    Read more →
    nanas-1a

    NANAS TAK BERBUAH

    by  • 04/12/2017 • 0 Comments

    Saya menanam nanas di sela-sela pohon kopi. Jenisnya tidak tahu, benihnya saya bawa dari Lahat, Sumatera Selatan. Sudah dua tahun, mengapa nanas itu tak mau berbuah padahal sudah rimbun? Benarkah harus diberi karbit agar mau berbunga? Masiroh, Sukabumi. Sdri. Masiroh, sebenarnya nanas memerlukan sinar matahari penuh sepanjang hari; hingga produktivitasnya akan terganggu apabila dibudidayakan...

    Read more →

    BUNGA DURIAN RUSAK KARENA LEBAH MADU

    by  • 27/11/2017 • 0 Comments

    lebah-madu-a

    Teman saya seorang petani durian. Kebun duriannya berdekatan dengan kebun lengkeng. Di kebun lengkeng itu sering digembalakan lebah madu. Sejak itu pohon durian teman saya tidak berbuah. Benarkah lebah merusak bunga durian? (Siswono, Magelang). Sdr. Siswono, lebah madu yang bisa digembalakan hanya lebah madu Eropa, European honey bee, Apis mellifera. Lebah asli Indonesia ada...

    Read more →

    ANGGUR KEDIRI KUNING

    by  • 22/11/2017 • 0 Comments

    Anggur-banjarsari-a

    Dengan surat keputusan (SK) No. 361/Kpts/LB.240/6/2004, tanggal 2 Juni 2004, Menteri Pertanian  melepas varietas anggur Kediri Kuning. Tanaman ini berasal dari koleksi Kebun Percobaan (KP)  Banjarsari, Tongas, Probolinggo, Jawa Timur,  nomor BS 88. Anggur BS 88 merupakan introduksi dari Belgia, Uni Eropa. Pelepasan varietas anggur Kediri Kuning, berdasarkan usulan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian...

    Read more →

    GOLDENBERRY

    by  • 13/11/2017 • 0 Comments

    goldenbery-a

    Benarkan buah ciplukan, punya nilai ekonomis dan layak dibudidayakan? Tapi saya tak pernah melihat buah ini dijual di pasaran, baik  pasar swalayan, apalagi pasar tradisional. Lalu di manakah saya bisa memperoleh benihnya? (Rukmini, Bandung). Sdri Rukmini, benar buah ciplukan, ecenet, cecendet, nyur-nyuran, atau kopok-kopokan memang bernilai ekonomis; meski di pasar swalayan belum kelihatan ada...

    Read more →

    KECOMBRANG DAN KEKUATAN BADAK

    by  • 06/11/2017 • 0 Comments

    kecombrang-a

    Kalau Anda berwisata ke Pangandaran, kampung halaman Menteri Kelautan, dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, jangan lewatkan untuk minum jus kecombrang. Minuman segar khas Pangandaran ini diklaim bisa meningkatkan stamina, vitalitas, dan kebugaran tubuh. Kalau dikaitkan dengan kiprah Menteri Susi, klaim tersebut masuk akal. Meskipun belum tentu Menteri Susi rajin minum jus kecombrang. Keberanian, ketegasan,...

    Read more →

    KAIN LOTUS RP 4 JUTA PER METER

    by  • 30/10/2017 • 0 Comments

    lotus-a

    Di Indonesia, Lotus hanya dikenal sebagai tanaman hias air bersamaan dengan teratai. Padahal di India, Indochina, RRT, dan Korea, lotus merupakan tanaman sumber sandang dan pangan penting, yang dibudidayakan dengan serius. Tangkai daun dan bunga (buah) lotus menghasilkan serat, bijinya untuk nut, dan umbinya (rhizome) sebagai sayuran. Di Myanmar, Thailand, dan Kamboja; lotus dibudidayakan...

    Read more →

    JAMBU KRISTAL

    by  • 24/10/2017 • 0 Comments

    jambu-kristal-a

    Tahun lalu orang tergila-gila menanam jambu biji merah, yang kemudian sulit dipasarkan. Sekarang ganti jambu kristal. Apakah beda jambu biji merah dengan jambu kristal? Apakah nasib jambu kristal akan sama dengan jambu biji merah? (Lijuan, Medan) Sdri. Lijuan, jambu biji merah dan jambu kristal sama-sama jambu biji (Psidium guajava). Jambu biji banyak sekali variasinya....

    Read more →

    REBUNG BAMBU BIARA

    by  • 13/10/2017 • 0 Comments

    rebung-bambu-biara-1a

    Di pasar-pasar Kota Bangkok, kita akan sering melihat penjaja rebung bambu sebagai cemilan. Rebung bambu itu kecil-kecil memanjang, tampak “menggunung” dalam wadah pengukusnya yang terus-terusan mengepulkan uap air panas. Ketika ada pembeli, penjaja rebung itu akan mengambil beberapa potong dengan menggunakan garpu. Potongan rebung itu dengan cepat dicincangnya di atas talenan memakai pisau tajam....

    Read more →

    NASIB PETANI TEMBAKAU

    by  • 02/10/2017 • 0 Comments

    tembakau-a1

    Saya mendengar, katanya tahun 2017 nanti pemerintah akan menaikkan harga rokok sampai Rp 50.000 per bungkus. Kalau kebijakan ini benar-benar diterapkan, bagaimanakah nasib petani tembakau di Indonesia? Husein, Temanggung. Sdr. Husein, informasi bahwa pemerintah akan menaikkan cukai rokok, hingga harga eceran produk ini akan menjadi Rp 50.000 per bungkus, tidak benar. Menteri Keuangan Sri...

    Read more →

    CINCAU CHINA

    by  • 22/09/2017 • 0 Comments

    cincau-cina-a

    Dalam acara Flona di Lapangan Banteng Jakarta, bulan Mei/Juni 2014, saya melihat ada penjual tanaman cincau china. Tanaman itu merambat, tetapi bentuk daunnya beda dengan cincau rambat biasa. Benarkah ada tanaman cincau china? (Marbun, Bekasi, Jawa Barat). Sdr. Marbun, memang benar ada cincau china, yang juga sering disebut cincau minyak (Stephania hernandiifolia (Willd.) Walp)....

    Read more →

    PENANGGULANGAN ULAT GAHARU

    by  • 15/09/2017 • 0 Comments

    ulat-gaharu-a

    Sejak beberapa tahun terakhir, petani gaharu di Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Indonesia rugi besar akibat  ulat (larva) dari  ngengat (moth) Heortia vitessoides. Ulat ini telah mematikan ribuan  tanaman gaharu sebelum diinokulasi. Gaharu (agarwood) merupakan bahan aromatik dengan peringkat harga tertinggi di dunia. Saat ini, harga jual gubal gaharu kualitas A1 Rp 150 juta...

    Read more →