• JAMBU KRISTAL

    by  • 05/08/2013 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments

    Tahun lalu orang tergila-gila menanam jambu biji merah, yang kemudian sulit dipasarkan. Sekarang ganti jambu kristal. Apakah beda jambu biji merah dengan jambu kristal? Apakah nasib jambu kristal akan sama dengan jambu biji merah? (Lijuan, Medan)

    Sdri. Lijuan, jambu biji merah dan jambu kristal sama-sama jambu biji (Psidium guajava). Jambu biji banyak sekali variasinya. Diameter buah mulai dari 4 cm, sampai 12 cm. Bentuk dari bulat, gepeng, lonjong, dan ada yang menonjol di bagian pangkalnya. Warna daging buah (bagian berbiji), mulai dari putih, merah, sampai pink. Jambu kristal adalah jambu biji yang tidak berbiji, introduksi dari Taiwan. Di Indonesia, dikenal sebagai jambu sukun. Bedanya, jambu kristal benar-benar tanpa biji, sementara jambu sukun masih ada satu atau dua butir biji di bagian tengah. Ukuran jambu kristal juga lebih besar dari jambu sukun kita.

    jambu-kristal

    Tahun 1980an pernah trend jambu biji bangkok, yang berukuran lebih besar dibanding dengan jambu biji kita. Jambu biji bangkok berdaging buah putih. Hasil silangan jambu biji bangkok dengan jambu biji merah kita, adalah jambu merah getas. Jambu merah getas menjadi sangat populer, karena daging buahnya mampu meningkatkan kadar trombosit darah, pada penderita Demam Berdarah Dengue. Maka deman menanam jambu biji merah pun meluas ke mana-mana. Akibatnya, suplai lebih banyak dari permintaan, dan harga jatuh, atau buah sama sekali tidak bisa dipasarkan. Jambu kristal pun akan mengalami nasib yang sama, apabila masyarakat membudidayakannya secara luas.

    Semua varietas jambu biji berasal dari Amerika Latin. Yang disebut jambu biji bangkok pun, sebenarnya merupakan varietas yang justru dikembangkan di Vietnam, bukan di Thailand. Jambu sukun kita adalah mutasi alam dari jambu biji yang banyak bijinya, menjadi jambu biji yang hanya berbiji satu di bagian tengah buah. Di Taiwan jambu kristal sengaja diciptakan, dari jambu biji biasa. Ada beberapa cara untuk memperoleh buah yang tidak berbiji. Untuk menciptakan jambu kristal, para ahli buah di Taiwan menggunakan cairan kolkisin (colchicine   C22H25NO6 ). Pertama, disemai jambu biji biasa (jambu diploid) yang berkromosom 2 (N22). Tunas semaian ini ditetesi larutan kolsikin, hingga jambu biasa ini menjadi tetraploid yang berkromosom 4 (N44).

    jambu-kristal1

    Ciri tumbuhan tetraploid adalah daunnya lebih lebar, tebal, dan berwarna hijau tua. Jambu tetraploid ini, setelah berbuah disilangkan dengan jambu biasa yang diploid. Hasil silangan ini menjadi jambu biji triploid yang berkromosom 3 (N33). Jambu triploid selalu tidak berbiji (seedless). Selanjutnya, setelah diseleksi, jambu triploid ini dijadikan pohon induk untuk diambil entresnya. Jambu triploid yang tidak berbiji inilah yang kemudian populer sebagai jambu kristal. Perbanyakan jambu kristal yang tak berbiji, selanjutnya dilakukan secara vegetatif. Disemai jambu biji biasa sebagai batang bawah, kemudian pucuknya disambung dengan jambu kristal yang tak berbiji.

    Sebenarnya sudah sekitar 10 tahun yang lalu jambu kristal masuk Indonesia. Kelebihan jambu kristal dibanding jambu sukun lokal adalah, ukuran buah lebih besar, biji sama sekali tidak terbentuk, daging buah lebih renyah dan lebih manis. Kelemahannya, apabila diberi pupuk N terlalu banyak, permukaan kulit buah akan berbenjol-benjol tak beraturan. Apabila banyak petani yang membudidayakannya, nasib jambu kristal juga akan sama dengan jambu biji merah. Di pasar melimpah, harga jatuh, atau malah tidak terjual sama sekali. # # #

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *