• MELATI BINTANG TIDAK HARUM

    by  • 22/06/2026 • Uncategory • 0 Comments

    Tahun lalu saya membeli melati bintang. Sekarang melati bintang saya berbunga lebat. Tetapi mengapa bunganya tidak harum? Apakah saya telah salah merawatnya? Atau saya keliru membeli tanaman yang salah? (Imelda, Cirebon).

    Sdri Imelda, yang Anda sebut melati bintang, itu kemungkinan Star Jasmine, Downy Jasmine, Jasminum multiflorum yang memang tidak harum. Kelebihan melati bintang hanya pada warnanya yang putih, dengan mahkota bunga berjumlah 1 – 8 helai (rata-rata 8 helai). Bunga melati bintang biasanya mengelompok dalam jumlah banyak pada salah satu ujung ranting. Melati bintang berasal dari India dan diduga sudah masuk ke Kepulauan Nusantara sejak zaman kerajaan-kerajaan Hindu.

    Salah satu penyebab munculnya dugaan itu, karena melati bintang bisa dijumpai tumbuh liar di hutan-hutan dataran rendah. Di Pulau Jawa melati bintang disebut melati poncosudo, atau hanya poncosudo. Tetapi nama poncosudo juga sering digunakan untuk menyebut melati gambir, Common Jasmine, True Jasmine, Jasminum officinale; spesies Jasmine dengan aroma bunga paling harum. Dulu, melati gambir banyak dibudidayakan di Purbalingga dan Banjarnegara, Jawa Tengah untuk campuran teh wangi.

    Selain Jasminum multiflorum, paling sedikit ada delapan spesies Jasmine dengan mahkota bunga berbentuk bintang. 1 Jasminum angustifolium, Wild Jasmine, Narrow-leaf Jasmine; 2 Jasminum azoricum, Lemon-scented Jasmine, Azores Jasmine, Madeira Jasmine; 3 Jasminum calophyllum, Calophyllum Jasmine; 4 Jasminum dichotomum, Gold Coast Jasmine; 5 Jasminum laurifolium, Angelwing Jasmine, Angel Hair Jasmine, Royal Jasmine; 6 Jasminum malabaricum, Malabar Jasmine, Wild Jasmine; 7 Jasminum nervosum, Nerve-leaf Jasmine, Wild Star Jasmine; 8 Jasminum stenolobum, Rock Jasmine, Large Star Jasmine.

    Genus Jasmine, suku (famili, keluarga) melati-melatian, kadang juga disebut suku zaitun-zaitunan; beranggotakan 202 spesies, berasal dari Afrika, Asia dan Australia. Sekarang spesies-spesies penting dari genus Jasmine telah menyebar ke seluruh benua, baik di kawasan tropis maupun sub tropis. Genus Jasmine dibudidayakan sebagai tanaman hias maupun ditanam secara massal sebagai penghasil parfum mahal. Parfum melati putih asli (Jasminum Absolute) berharga 1.250 dolar AS (Rp20 juta) per kemasan 200 ml.

    Hampir semua spesies melati dengan mahkota berbentuk bintang tidak beraroma harum. Mahkota melati gambir yang beraroma paling harum itu juga berbentuk bintang, tetapi hanya terdiri dari lima mahkota dengan penampilan yang tidak semenarik melati bintang Jasminum multiflorum. Melati dengan mahkota berbentuk bintang tumpuk (overlapping) tetapi beraroma harum hanyalah Jasminum sambac “Belle of India”. Ini merupakan kultivar Jasminum sambac yang dikembangkan di India.

    Melati putih, Arabian Jasmine, Jasminum sambac; merupakan melati terharum kedua setelah melati gambir. Selain Jasminum sambac “Belle of India”; ada lagi Jasminum sambac “Maid of Orleans” dan Jasminum sambac “Grand Duke of Tuscany”. Dua-duanya disebut melati tumpuk atau menur. Bedanya, tumpuknya “Maid of Orleans” masih bisa mekar semua, sedangkan tumpuknya “Grand Duke of Tuscany” bagian tengahnya selalu tak bisa mekar dan tampak berwarna hijau. “Belle of India” dan “Maid of Orleans” dikembangkan di India. Sedangkan “Grand Duke of Tuscany” berasal dari Italia.

    Spesies melati putih asli Jasminum sambac dan kultivar “Maid of Orleans” paling banyak dibudidayakan masyarakat Indonesia sebagai tanaman hias. Spesies asli dan kultivar ini memang cocok ditanam di dataran rendah. Beda dengan melati gambir yang hanya bisa tumbuh di dataran tinggi. Kultivar “Grand Duke of Tuscany” pernah dipopulerkan oleh Taman Buah Mekarsari pada paruh kedua dekade 1990. Tetapi kultivar ini terlalu rumit pemeliharaannya hingga masyarakat lebih menyukai melati putih spesies asli dan kultivar “Maid of Orleans”.

    Kultivar “Belle of India” sebenarnya paling menarik karena berbentuk bintang, tumpuk dan harum. Di Marketplace, harga Jasminum sambac “Belle of India” juga masih berada di kisaran di bawah Rp50.000. Tetapi saya sarankan jangan membeli melati dan juga tanaman hias lain secara online. Yang saya takutkan, Anda akan memperoleh tanaman yang bukan diinginkan dan sulit untuk mengembalikan/komplain. Carilah melati bintang “Belle of India” di lapak pedagang tanaman hias yang lengkap dan terpercaya.

    Belakangan ini di marketplace Indonesia ditawarkan “melati gambir impor” dengan harga Rp30.000 per tanaman. Disebutkan bahwa “melati gambir impor” itu harum. Padahal foto yang dipasang jelas melati bintang Jasminum multiflorum. Para pecinta melati Indonesia senangnya pasti melati putih berbentuk bintang, tumpuk dan harum. Itu hanyalah Jasminum sambac “Belle of India”. Sayangnya, kulitvar ini memerlukan perawatan khusus dan tidak sebandel spesies melati putih dan melati bintang. # # #

    Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
    Foto F. Rahardi:

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *