• DEWADARU DARI GUNUNG KAWI

    by  • 27/02/2014 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments

    Di tempat ziarah Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ada tanaman payday loans online no credit check dewadaru yang dikeramatkan. Orang rela duduk semalam suntuk di bawah tajuk perdu yang hanya setinggi tiga meter itu, untuk menunggu daun, bunga, atau buah dewadaru jatuh ke pangkuan mereka.

    Masyarakat percaya, daun, bunga, atau buah dewadaru dari Gunung Kawi, akan membuat bisnis mereka jadi sukses. Pohon dewadaru itu, konon merupakan tongkat Eyang Jugo atau Kyai Zakaria II, dan Eyang Sujo (Raden Mas Imam Sujono). Mereka pengawal Pangeran Diponegoro (1785 – 1855). Tongkat ajaib itu setelah ditancapkan di tanah, payday loans online bisa bertunas dan tumbuh menjadi pohon dewadaru. Tanaman dewadaru Gunung Kawi ini juga disebut sianto, asam selong, cerme belanda, dan masih satu genus dengan jamblang, duwet, atau juwet. Tumbuhan ini didatangkan ke Indonesia oleh bangsa Portugis/Belanda dari Amerika Tropis. Di negeri asalnya, dewadaru disebut Surinam Cherry, payday loan no credit check Brazilian Cherry, dan Cayenne Cherry (Eugenia uniflora). Genus Eugena sendiri terdiri dari sekitar 1000 spesies, tersebar di seluruh kawasan tropis di dunia.

    dawadaru1

    Ada dua varietas dewadaru payday loans online direct lenders instant approval Surinam Cherry, yakni varietas berbuah masam, dan varietas berbuah manis. Di Amerika Tengah dan Amerika Selatan, tanaman ini dibudidayakan secara luas untuk dipanen buahnya. Buah Surinam Cherry varietas manis, dikonsumsi segar; sementara buah varietas masam dipanen untuk diolah menjadi jus, jam, jelly, es krim, dan cake. Tumbuhan ini berbentuk perdu, dan payday loans las vegas di dataran rendah mampu tumbuh sampai setinggi delapan meter. Habitatnya mulai dari dataran rendah 0 m dpl; sampai ke ketinggian 1.500 m. dpl. Di dataran tinggi tanaman akan tumbuh lebih pendek dibanding dengan di dataran rendah. Beda dengan di negeri asalnya, di Indonesia Surinam Cherry hanya dibudidayakan sebagai tanaman hias. Meskipun mampu berbuah lebat di dalam pot atau di lahan di halaman rumah, buah-buah yang merah kehitaman ketika masak ini tetap hanya dianggap sebagai tanaman hias.

    payday 2 wiki

    Anti Inflammatory

    Sejak sebelum kedatangan Bangsa Spanyol dan Portugis, masyarakat Indian Inka (Inca) di Amerika Selatan, sudah memanfaatkan buah surinam cherry, sebagai obat tradisional, terutama untuk mengatasi gangguan pencernaan. Mereka menyebut surinam cherry dengan nama pitanga atau Ñangapirí. Pitanga berasal dari Bahasa Tupi, yang berarti merah. Buah surinam cherry memang berwarna hijau ketika muda, berubah menjadi kuning, oranye, merah, dan merah kehitaman setelah benar-benar masak. Dengan mengonsumsi secara rutin buah surinam cherry, masyarakat Indian Inka percaya akan terhindar dari sakit perut. Buah surinam cherry yang telah benar-benar masak, memang banyak mengandung air, berasa manis dengan tetap menyisakan rasa masam, dan beraroma sangat khas. project payday Di dalam daging buah terdapat satu sampai dua buah biji. Masa dorman (masa istirahat) biji surinam cherry sangat pendek, hingga harus segera ditanam apabila akan digunakan sebagai benih.

    dewadaru

    Penelitian terhadap buah ini pada zaman modern, menunjukkan bahwa buah surinam cherry banyak mengandung vitamin A dan C. Selain itu daging instant payday loans buah juga mengandung beta – Carotene (β-Carotene), dan zat yang mampu meredakan radang (anti-inflammatory), serta analgesic (meredakan nyeri). Khasiat lainnya adalah antihypertensive (menurunkan tekanan darah), antidiabetic (menurunkan kadar gula darah). Penelitian modern ini, bukan merupakan legitimasi (pengesahan), bahwa buah surinam cherry bisa menjadi obat radang, penghilang rasa sakit, tekanan darah dan kadar gula darah tinggi. Kandungan zat-zat berkhasiat is project payday a scam dalam buah surinam cherry tersebut sangat kecil, hingga secara ekonomis tidak mungkin diekstrak untuk diambil bahan aktifnya. Sebaliknya, buah surinam cherry juga tidak bisa dikonsumsi segar sebagai “obat” diabetes, hipertensi, radang, atau penghilang rasa sakit. Namun demikian, mengonsumsi buah surinam cherry secara teratur dalam jangka waktu lama, dipercaya oleh masyarakat Indian Inka, mampu menghindarkan penyakit gula, tekanan darah tinggi, dan radang.

    Karena kepercayaan kuno dan hasil penelitian modern inilah, maka sekarang surinam cherry dibudidayakan secara luas di Amerika Selatan. Terbawa oleh kepercayaan Indian Inka, orang-orang Negro, Hispanik, dan Jepang yang kemudian bermukim di Amerika Selatan, ikut percaya terhadap khasiat buah surinam cherry bagi kesehatan. Beda dengan masyarakat Indonesia, yang membudidayakan surinam cherry sebagai tanaman dewadaru yang keramat, dan akan mendatangkan keberuntungan. Meskipun dipercaya sebagai tumbuhan keramat, harga benih tanaman dewadaru tidak pernah melambung tinggi. Sebab tanaman ini akan menghasilkan banyak buah dengan biji yang mudah sekali disemai. Surinam cherry juga terkenal sebagai tumbuhan bandel yang tahan hama serta penyakit. Itulah sebabnya di Pulau Bermuda, Atlantik, surinam cherry menjadi tumbuhan invasive (liar dan dominan).

    Tiga Macam Dewadaru

    Selain dewadaru surinam cherry, di Indonesia http://paydayloansnearmeus.com/ dikenal pula dewadaru Fagraea elliptica, famili Loganiaceae, yang dikeramatkan di Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah. Nama tumbuhan ini sedemikian populer, hingga bandara di Karimunjawa, diberi nama Dewadaru. Di ruang tunggu bandara ini, juga di pelabuhan; terpampang pengumuman yang cukup mencolok, agar para pengunjung tidak membawa keluar tanaman, atau bagian tanaman dewadaru. Masyarakat setempat percaya, bahwa kapal laut yang membawa tanaman, atau kayu dewadaru, akan mendapat musibah selama dalam perjalanan. Namun pengumuman ini seakan-akan juga menunjukkan, bahwa dewadaru Fagraea elliptica endemik (hanya terdapat), di Kepulauan Karimunjawa. Padahal habitat asli tumbuhan ini mulai dari Semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

    Selain dewadaru Gunung Kawi dan Karimunjawa, masih ada satu tanaman lagi yang juga disebut dewadaru, yakni nagasari (Mesua nagassarium), famili payday loan Clusiaceae. Dewadaru nagasari, dikeramatkan di Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pada tahun payday 1960an, pohon-pohon nagasari yang memenuhi bukit itu habis ditebang penduduk. Tahun 1980an, ditanamlah pohon nagasari baru, oleh Pemerintah Kabupaten Sragen. Nagasari merupakan pohon dengan pertumbuhan sangat lamban, dan memerlukan sinar matahari payday loans online no credit check penuh. Di Gunung Kemukus, nagasari tanaman Pemkab. Sragen ini kalah cepat pertumbuhannya dengan angsana, dan beringin. Maka nagasari tanaman baru itu pun merana, lalu mati. Tidak ada yang peduli lagi, sebab popularitas dewadaru nagasari, memang tak sekuat dewadaru Gunung Kawi, dan Karimunjawa. Pohon nagasari di Gunung Kemukus juga tidak punya kaitan langsung dengan praktek ritual para peziarah, seperti halnya di Gunung Kawi. # # #

    Artikel pernah dimuat di Majalah Flona

     

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *