PELUANG BUDI DAYA KENANGA
by indrihr • 22/12/2014 • Perkebunan, PERTANIAN • 0 Comments
Harga minyak kenanga di Indonesia, bulan Juli 2014, Rp 915.000 per liter. Harga eceran minyak kenanga di pasar internasional (dengan kurs Rp 11.000 per 1 dollar AS), berkisar antara Rp 3,5 juta sampai Rp 6,5 juta per liter.
Akan tetapi barang lebih banyak kosong. Pasokan minyak kenanga Indonesia (Java Cananga Oil), hanya mengandalkan sentra di Kabupaten Boyolali (Jateng), dan Kabupaten Blitar (Jatim). Selain kenanga jawa (Cananga odorata forma macrophylla), juga dikenal kenanga filipina (Cananga odorata forma genuina), yang disebut ylang-ylang. Setelah Perang Dunia I, Filipina juga tidak menghasilkan minyak ylang-ylang. Produsen minyak ylang-ylang dunia sekarang diambil alih oleh Mauritius, dan Reunion. Kenanga dan ylang-ylang berupa pohon yang bisa mencapai tinggi lebih dari 20 meter, apabila tidak dipangkas.
Kenanga maupun ylang-ylang lain dengan kenanga perdu (Cananga odorata varietas fruticosa). Kenanga perdu, yang kadang disebut kenanga pagar, hanya merupakan tanaman hias. Bunga kenanga pagar sebenarnya juga harum pada sore menjelang malam, tetapi kadar minyaknya sangat kecil (kurang dari 0,5% hingga tidak ekonomis ketika didestilasi. Kananga pagar inilah sekarang yang paling banyak dikenal masyarakat Indonesia. Kenanga pohon tinggal tersisa di halaman rumah atau kebun penduduk, terutama di Kabupaten Boyolali dan Blitar. Kenanga bahkan sudah bisa dikategorikan sebagai tumbuhan langka.
Kenanga jawa menjadi langka, karena berbatang lurus, dengan serat kayu halus. Tetapi yang paling penting secara khusus kayu kenanga berkualitas tinggi sebagai bahan akustik (kedap suara). Selain digunakan sebagai alat musik, kayu kenanga juga merupakan menutup dinding ruang rekaman, dan kamar untuk mendengarkan musik, sebelum bahan sintetis diketemukan pada tahun 1980an. Maka antara tahun 1970 dan 1980an terjadilah penebangan besar-besaran kenanga umur produktif, yang sudah berumur puluhan tahun. Sejak itu secara drastis produksi minyak kenanga menurun.
# # #
Bentuk bunga kenanga pohon, berbeda dengan kenanga pagar. Helaian mahkota bunga lebih lebar, dan lebih tebal, namun tidak sepanjang kenanga pagar. Pangkal bunga kenanga pohon lebih besar dibanding kenanga pagar. Apabila bunga terserbuki (terjadi polinasi), mahkota bunga akan segera rontok, dan pangkal bunga itu akan tumbuh menjadi buah. Buah kenanga berbentuk lonjong, berwarna hijau panjang 2 sampai 2,5 cm, berdiameter 1,5 cm. Kulit buah akan berubah menjadi ungu setelah masak. Di dalamnya terdapat daging buah (pulp) dan biji yang tipis tetapi keras berdiameter 5 mm.
Buah kenanga masak sangat disenangi burung pemakan buah, terutama kutilang. Secara tak sengaja, burung pemakan buah berjasa menyebarkan biji kenanga ke mana-mana, untuk tumbuh sebagai individu tanaman baru. Buah yang telah tua juga bisa dipanen, untuk diambil bijinya, guna disemai sebagai benih. Perkecambahan biji kenanga memerlukan waktu antara 1 sampai tiga bulan. Setelah itu semai bisa dipindahkan ke polybag, atau plastik semaian. Sebaiknya semaian dibiarkan tumbuh setinggi 1,5 m, baru dipindahkan ke lokasi penanaman. Penanaman kenanga secara monokultur memerlukan jarak 6 X 8 m,
Pohon kenanga akan berbuah pada umur lima tahun setelah tanam, dan akan terus produktif sampai umur di atas 50 tahun. Namun para petani sudah akan tergoda untuk menjual pohon kenanga mereka pada umur 15 sampai 20 tahun, ketika diameter batang sudah mencapai 30 sampai 40 cm. Hingga ketika tanaman kenanga produktif mencapai umur 10 sampai dengan 15 tahun, harus disulam dengan tanaman baru. Ketika tanaman tua ditebang, tanaman
baru sudah berumur lima tahun siap untuk berbunga. Dengan pola tanam seperti ini, panen bunga akan terus berlangsung tanpa jeda.
Di Indonesia, nilai ekonomis kenanga terutama berada pada batang pohonnya. Akan tetapi, dari sejak tanaman berumur lima tahun, sampai saat ditebang kenanga akan menghasilkan bunga. Bunga kenanga dipanen dengan cara memanjat batang pohon, kemudian secara manual bunga dikait dengan galah, agar jatuh pada kantung yang dipasang dibawah pengait tersebut. Di Mauritius, Reunion dan Madagaskar, kenanga ylang-ylang ditanam dengan jarak 3 X 4 m, kemudian pohon dipangkas pendek agar bunga bisa lebih mudah dan lebih cepat dipanen. Kebun kenanga ylang-ylang di Afrika hanya khusus diambil bunganya, dan tak diharapkan untuk dipanen kayunya.
# # #
Agar menjadi minyak, bunga kenanga disuling (didestilasi) menggunakan uap panas (dikukus, bukan direbus), selama delapan jam. Komponen ketel terdiri dari tungku pemanas, blower (penghasil uap), ketel, dan kondensor. Uap yang telah melewati bunga kenanga, oleh kondensor akan diubah menjadi air dan minyak. Bahan bakar tungku, bisa solar, minyak tanah, atau kayu bakar biasa. Solar dan minyak tanah dialirkan ke tungku menggunakan daya grafitasi (bukan dipompa), agar nyala ketel
stabil. Blower, ketel dan kondensor, sebaiknya berbahan logam (besi) tahan karat.
Rendemen minyak bunga kenanga pohon, berkisar antara 1 – 2% dengan rata-rata 1,5%. Tinggi rendahnya rendemen minyak, ditentukan oleh kualitas bunga dan cara penyulingan. Kualitas bunga ditentukan oleh lokasi, cara budi daya, dan musim. Pada musim penghujan, bunga banyak tetapi rendemen minyak rendah. Pada musim kemarau, bunga sedikit, tetapi rendemen minyak tinggi. Meskipun kenanga bisa tumbuh baik pada elevasi 0 – 1.000 meter dpl, tetapi titik optimum poduksi bunga, diperoleh pada budi daya pada elevasi 400 – 600 m. dpl, di kawasan dengan curah hujan cukup.
Kenanga hanya merupakan salah satu dari minyak asiri Indonesia. Jenis minyak asiri lainnya antara lain sereh wangi, akar wangi, nilam, kayu putih, daun/tangkai cengkih, daun/biji pala muda, jeringau, jahe, lada hitam, kemukus, cendana, melati, gaharu. Enam produk yang disebut belakangan, jarang sekali diambil minyaknya, karena sudah bisa dijual dalam bentuk raw material. Pengembangan agroindustri kenanga, harus disertai dengan komositas lain. Misalnya sereh wangi, dan nilam yang dibudidayakan secara tumpangsari. Dengan pola ini, diharapkan ketel akan terus bisa beroperasi sepanjang tahun. # # #
Artikel pernah dimuat di Mingguan Kontan


