• KERUGIAN EKONOMIS AKIBAT BENALU

    by  • 20/08/2018 • Perkebunan, PERTANIAN • 0 Comments

    Tanggal 9 September 2016, iseng-iseng saya posting di akun FB, siluet tajuk pohon avokad yang mengering berikut benalu yang telah mematikannya. Foto ini saya ambil di Taman Buah Mekarsari, tanggal 30 Agustus 2016.

    Netizen memberi berbagai komentar. Ada yang bilang puitis. Ada yang menjelaskan mengapa pohon avokad itu bisa mati. Tapi ada yang mengatakan bahwa foto siluet ranting benalu itu mengesankan horor. Yang bilang puitis saya yakin tak membaca teks, hanya melihat foto. Yang mengatakan horor membaca teks selain melihat foto. Teks itu berbunyi, “pohon mati, seluruh benalu yang mematikan pohon itu juga ikut mati”. Tanggal 31 Maret 2018, saya juga memotret tajuk pohon kayu manis Sumatera, yang sudah dipenuhi benalu, di Kebun Percobaan, Manoko, Lembang, Bandung.

    Terakhir, di Komplaks Akpol, Semarang; saya juga memotret tajuk pohon kapuk randu, yang juga sudah dipenuhi benalu. Tak lama setelah saya potret, pohon kapuk randu itu ditebang, karena sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Benalu memang bisa berkembangbiak dengan sangat cepat, dan bisa mematikan pohon yang ditumpanginya. Terlebih kalau pohon yang ditumpanginya itu masih berukuran kecil sampai sedang. Pohon raksasa pun, apabila seluruh cabangnya ditempeli benalu, akhirnya juga akan mati, bersama dengan seluruh benalu yang menempel memenuhi tajuknya.

    Andaikan tidak sampai mematikan pohon yang ditumpanginya, benalu tetap akan mendatangkan kerugian ekonomis bagi petani, pekebun, perusahaan swasta/pemerintah selaku pemilik pohon peneduh di halaman perkantoran, taman dan jalan-jalan perkotaan. Sebab otomatis produktivitas tanaman akan menurun, karena sebagian atau sebagian besar nutrisi yang diambilnya dari dalam tanah, diserap oleh si benalu. Kehancuran kebun kapuk randu di pulau Jawa, antara lain juga disebabkan oleh serangan benalu. Meskipun kerugian akibat serangan benalu cukup besar, tetapi perhatian petani hampir tidak ada.

    # # #

    Rendahnya perhatian pemilik tanaman terhadap serangan benalu, pertama-tama disebabkan oleh ketidaktahuan. Sebab daun benalu bisa menyaru, sama dengan daun tumbuhan inangnya. Kedua, membasmi benalu memang hanya bisa dilakukan dengan satu cara, yakni pemangkasan. Yang dipangkas pun, harus seluruh cabang yang sudah dililit “akar” banalu. Repotnya, benalu selalu tumbuh di ujung cabang, agar bisa menjangkau sinar matahari secara penuh. Sebab benalu masih perlu berfotosintesis, mengolah nutrisi yang dirampas dari pohon inang, dengan bantuan karbon dioksida dan sinar matahari.

    Karenanya, membasmi benalu hanya bisa dilakukan dengan memangkas berat, hingga seluruh cabang yang sudah dipenuhi benalu itu terbuang. Pemangkasan selektif hanya bisa dilakukan menggunakan galah berpisau, yang dioperasikan dengan cara menarik tali pengikat pisau. Bagi Dinas Pertamanan di kota-kota besar, memangkas benalu yang mengganggu pohon pelindung/peneduh taman serta jalan, bisa menggunakan mobil bertangga, atau berlengan yang digerakkan mesin hidraulik. Dengan cara ini seluruh benalu bisa dibasmi. Tapi ini semua tak dilakukan. Pohon peneduh di Taman Monumen Nasional dan Taman Lapangan Banteng, Jakarta; juga dipenuhi benalu.

    Benalu menyerang hampir semua pohon monokotil (berkeping dua). Orang sering beranggapan, bahwa benalu lebih suka menyerang pohon berkayu lunak, seperti kapuk randu. Padahal tidak. Sawo, jeruk, kopi; yang kayunya sangat keras juga disukai benalu. Sementara sengon dan pule yang juga berkayu lunak, tak pernah terserang benalu. Sawo merupakan tanaman bergetah, dan ternyata juga bisa dijadikan tumbuhan inang oleh benalu. Yang bebas dari serangan benalu hanyalah tumbuhan monokotil (berkeping satu), misalnya jenis palma.

    Cara penyebaran benalu juga unik. Biji benalu dilengkapi dengan lapisan perekat yang sangat lengket. Perekat ini beraroma harum dan berasa manis, hingga menarik perhatian burung pemakan buah (kutilang) dan pengisap madu (sriganti). Biji ini terletak di dalam “kantung buah”. Burung madu, akan menjulurkan paruh bengkoknya ke dalam kantung buah itu untuk menjangkau cairan madu. Burung pemakan buah mematuk kantung itu sampai pecah. Biji akan langsung menempel di paruh burung. Karena kesal, burung akan terbang lalu berupaya mengoleskan biji yang menempel di paruhnya ke cabang pohon lain. Di situlah biji benalu akan tumbuh.

    # # #

    Benalu merupakan tumbuhan suku benalu-benaluan (Loranthaceae), yang terdiri dari 75 genera dan 1000 spesies. Masing-masing spesies punya pohon inang berlain-lainan. Meskipun spesies tertentu bisa hidup di berbagai jenis pohon. Benalu bukan merupakan tumbuhan parasit murni, melainkan hemi parasit. Sebab benalu masih berbatang dan berdaun untuk fotosintesis. Benalu juga berakar, tetapi akar dan pangkal batangnya menempel dan menembus batang kayu tumbuhan inang untuk menyerap nutrisi. Cendana yang berakar dan tumbuh normal di atas tanah, juga dikategorikan sebagai hemi parasit.

    Akar cendana tak mampu mengambil nutrisi tertentu langsung dari dalam tanah, hingga seumur hidup memerlukan tumbuhan inang. Waktu baru tumbuh, akar cendana sudah langsung menempel pada akar alang-alang atau gulma lain untuk menyerap sebagian nutrisi yang tak mampu diambil oleh akarnya. Untuk itu, gulma di bedeng semaian cendana harus dibiarkan tumbuh. Kalau tidak semaian cendana justru akan terganggu pertumbuhannya. Setelah remaja, inang cendana ganti tumbuhan semak. Setelah dewasa, cendana ganti tumbuhan inang berupa perdu, terutama suku polong-polongan atau (Fabaceae).

    Tali putri dan semua spesies Rafflesia, merupakan parasit murni karena tak bisa berfotosintesis. Bedanya, tali putri masih berbatang berupa sulur, sementara Rafflesia langsung tumbuh berupa kuncup bunga. Hingga Rafflesia merupakan tumbuhan parasit paling unik sedunia. Info benalu bisa menyembuhkan aneka penyakit, terutama kanker hanyalah hoax. Dekade 1970 memang ada penelitian terhadap satu spesies benalu yang tumbuh di pohon teh dan endemik Filipina, untuk menekan pertumbuhan sel kanker. Dari situlah tersebar rumor bahwa benalu bisa untuk obat kanker. # # #

    Artikel pernah dimuat di Tabloid Kontan
    Teks Foto
    Kayu manis Sumatera, Cinnamomum burmanii, penuh benalu di Kebun Percobaan Manoko, Lembang, Bandung.

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *