• BENIH JAMBU BOL DAN JAMBU JAMAIKA

    by  • 17/01/2022 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments

    Saya ingin mengebunkan jambu bol asli yang dulu banyak dijual di jalur jalan raya Cianjur. Bagaimanakah membedakan benih jambu bol dengan jambu jamaika dan di manakah bisa mendapatkan benih jambu bol asli? (Andi, Serang).

    Sdr Andi, jambu bol (jambu dersono) dan jambu jamaika sebenarnya masih sama-sama spesies Syzygium malaccense hanya beda kultivar (varietas budidaya). Jambu jamaika dulunya juga seperti jambu bol, berbentuk agak membulat, berwarna putih dengan garis-garis merah. Ketika diintroduksi ke Kepulauan Karibia, termasuk ke Jamaika; jambu bol ini bermutasi menjadi berbentuk lonceng memanjang, dengan warna kulit buah kehitaman. Fenomena ini mirip dengan cengkih Syzygium aromaticum; yang berasal dari Maluku. Ketika diintroduksi ke Zanzibar bermutasi jadi lebih besar, dengan warna kemerahan.

    Selain beda bentuk, ukuran dan warna buah; ukuran dan bentuk daun serta tajuk tanaman jambu bol dengan jambu jamaika juga berbeda. Tanaman jambu bol dan jamaika sama-sama berbentuk perdu, bukan pohon. Tanaman jambu bol berukuran lebih besar dari jambu jamaika, dengan bentuk tajuk tak beraturan. Daun jambu bol asli berukuran lebih besar, dengan bentuk daun lebih bulat dan permukaan menggelombang. Daun jambu jamaika berukuran lebih kecil, dengan bentuk runcing memanjang, berpermukaan rata. Bentuk daun kedua jenis jambu ini mudah sekali dibedakan meskipun tanaman masih berukuran kecil.

    Benih jambu bol asli, sekarang memang sudah sulit didapatkan, meskipun sebenarnya masih ada. Di produsen benih tanaman buah di kawasan Cibinong benih jambu bol asli masih diproduksi dan dijual, meskipun volumenya kalah besar dibanding jambu jamaika. Di marketplace, yang ditawarkan memang hanya benih jambu jamaika, bukan jambu bol asli. Sekarang, harga benih jambu jamaika dan jambu bol asli sudah sama-sama murah di bawah Rp 50.000 per tanaman ukuran 50 sentimeter. Pada dekade 2000, harga benih jambu jamaika sekitar Rp 200.000, setinggi 30 sentimeter; jambu bol Rp 20.000 tinggi 50 sentimeter.

    Tergesernya jambu bol asli, akibat berlakunya hukum pasar. Ketika permintaan jambu jamaika lebih tinggi, dengan harga yang juga tinggi; maka jambu bol asli akan dilupakan konsumen. Dulu pun, sebelum jambu jamaika diintroduksi kembali ke Indonesia, harga jambu bol asli sudah sangat tinggi, dan hanya dijual di kawasan tertentu, terutama di sepanjang jalur jalan raya Cipanas Cianjur, dan Cianjur Padalarang. Tingginya harga jambu bol pada dekade 1970 – 1990; akibat serangan hama penggerek batang Apomecyna saltator dan kutil daun akibat serangan lalat Procontarinia matteiana.

    Penggerek batang Apomecyna saltator sebenarnya menyerang semua tumbuhan berkayu. Mulai sengon, mangga, sampai jambu air dan jambu bol. Tampaknya kayu batang jambu bol lebih disukai penggerek batang. Apomecyna saltator sebenarnya kumbang, yang meletakkan telurnya pada jaringan kayu. Larva kumbang inilah yang makan kayu dengan membuat lubang memanjang. Serangan penggerek batang sangat mematikan hingga punya andil besar terhadap mengecilnya populasi tanaman jambu bol. Penanggulangan hama ini hanya dengan cara menginfusnya menggunakan pestisida sistemik.

    Serangan hama lalat Procontarinia matteiana mengakibatkan daun jambu bol penuh dengan “kutil”. Serangan hama ini tidak akan mematikan tanaman seperti halnya penggerek batang; tetapi akan mengurangi produksi. Sama dengan penggerek batang, hama kutil daun juga menyerang jambu biji dan mangga. Selain penggerek batang dan kutil daun; kadang jambu bol juga diganggu hama ulat pagoda, Pagodiella hekmeyeri. Kutil daun dan ulat pagoda bisa diatasi dengan penyemprotan pestisida sistemik. Pada saat penyemprotan, tanaman jangan dibuahkan, agar residu pestisida tidak masuk ke dalam buah.

    Hama penggerek batang itulah sebenarnya yang telah memunahkan tanaman jambu bol di sepanjang jalur jalan raya Cianjur. Tampaknya batang jambu jamaika lebih keras dan tak seharum jambu bol asli; hingga tak disukai penggerek batang. Selain itu ukuran batang jambu jamaika juga tak sebesar jambu bol asli, hingga tak disukai penggerek batang. Karenanya Sdr. Andi; Anda perlu mempersiapkan diri untuk menanggulangi hama penggerek batang, agar tanaman jambu bol Anda, nantinya tidak ikut punah seperti halnya jambu bol asli di sepanjang jalur jalan raya Cianjur, Jawa Barat. # # #

    Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
    Foto F. Rahardi

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *