• MENGAPA INDONESIA MASIH IMPOR TEMBAKAU?

    by  • 25/04/2022 • Perkebunan, PERTANIAN • 0 Comments

    Bulan Maret 2022 saya berkunjung ke saudara di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Para petani tengah sibuk mempersiapkan lahan dan semaian tembakau. Tetapi saya dengar kita masih impor tembakau. Benarkah informasi ini? Yogha, Jakarta.

    Sdr. Yogha, benar Indonesia masih mengimpor tembakau. Impor tembakau kita 2021 sebesar 116,93 ribu ton dengan nilai 586,68 juta dolar AS (Rp 8.2 triliun). Volume impor tembakau kita 2021 naik sebesar 6,03% dibandingkan volume impor 2020 sebesar 110,27 ribu ton. Nilainya naik 6,58% dari tahun 2020 sebesar 550,41 juta dolar AS (Rp 7,7 triliun). Mengapa kita masih impor tembakau? Karena industri rokok memerlukan tembakau dengan kualifikasi tertentu, yang tidak bisa dipenuhi para petani tembakau kita. Bukan karena kita kekurangan tembakau.

    Impor tembakau kita terbesar dari China, kedua dari Brasil dan ketiga dari Zimbabwe.
    China memang produsen tembakau utama dunia (2.611.610 ton); India peringkat 2 (804.454 ton); Brasil ke 3 (769.801 ton); Zimbabwe ke 4 (257.764 ton); AS ke 5 (212.260 ton); dan Indonesia peringkat 6 (197.250 ton). Tetapi pada tahun 2020, Indonesia juga mengekspor rokok keretek, tembakau cerutu dan cerutu senilai 1.087 juta dolar AS (Rp 15,2 triliun). Tahun 2020, neraca perdagangan tembakau kita surplus sebesar 536,59 juta dolar AS (Rp 7,5 triliun).

    Di dunia, dikenal tembakau virginia untuk rokok putih, tembakau cerutu untuk produksi cerutu, tembakau pipa dan tembakau susur (chewing tobacco). Di Indonesia tambah satu lagi, yakni tembakau keretek, yang sebagian besar dihasilkan dari lereng Gunung Sindoro, Sumbing, Prau dan dataran tinggi Dieng, di Jawa Tengah. Kawasan ini masuk Kabupaten Temanggung, Magelang, Wonosobo, Banjarnegara, Batang dan Kendal. Meskipun sentra tembakau keretek ada di Jawa Tengah, provinsi ini bukan penghasil tembakau terbesar di Indonesia.

    Produsen tembakau terbesar Indonesia 2021 justru Provinsi Jawa Timur (140.283 ton); ke 2 Jawa Tengah (55.667 ton); ke 3 Nusa Tenggara Barat (45.090); ke 4 Jawa Barat (8.456 ton); dan ke 5 Sulawesi Selatan (2.238). Sentra tembakau di Jawa Timur membentang mulai dari Bojonegoro, Tuban, Gresik sampai ke Bondowoso, Jatim. Di dataran rendah, para petani menanam tembakau virginia. Tembakau jenis ini digunakan untuk rokok putih, campuran keretek dan tembakau shag.

    Jawa Tengah sebenarnya juga membudidayakan tembakau virginia, terutama di dataran rendah Kabupaten Kendal. Musim tanam tembakau virginia, sama dengan tembakau keretek dataran tinggi. Benih disemai pada akhir Maret atau awal April; ditanam pada pertengahan atau akhir April; lalu dipanen pada akhir Juli atau awal Agustus. Tembakau yang ditanam pada akhir musim hujan dan dipanen saat kemarau, disebut tembakau Voor Oogst. Tembakau yang ditanam pada akhir musim kemarau dan dipanen awal musim penghujan disebut tembakau Na Oogst.

    Sdr. Yogha, yang Anda sebutkan sedang dipersiapkan lahan dan benihnya, jenis tembakau Voor Oogst. Bulan April mereka tanam, dan Juli sampai Agustus mereka akan panen. Di AS, Brasil, China, India dan Zimbabwe; daun tembakau dikeringkan utuh baru dirajang/digiling. Di sini tembakau dirajang saat masih basah. Caranya, daun tembakau segar dibuang tulang daunnya, kemudian digulung dan diperam. Setelah itu dirajang dan dijemur. Khusus di Dataran Tinggi Dieng, selain dijemur tembakau juga diasap (digarang); hingga membentuk lempengan yang keras seperti kayu.

    Tembakau rajangan Pulau Jawa, disimpan dalam keranjang bambu, dengan lapisan batang pisang kering. Dengan cara ini, tembakau tahan disimpan sampai bertahun-tahun dan kualitasnya akan semakin meningkat. Perusahaan rokok, membeli tembakau rakyat dalam bentuk segar setelah dipanen, tembakau krosok, dan tembakau rajangan. Perusahaan rokok besar seperti Djarum, Gudang Garam, Sampoerna dan Bentoel; punya tempat pengeringan daun tembakau dan gudang di Kabupaten Temanggung.

    Bulan Juli dan Agustus, mobil-mobil BRI, BNI, Mandiri dan BCA berisi uang akan mondar-mandir di Kabupaten Temanggung, Magelang, Wonosobo, Banjarnegara, Batang dan Kendal. Sebab para petani tembakau hanya mau terima uang cash sebagai pembayaran daun tembakau mereka. Uang itu juga akan mereka simpan di rumah untuk dibelanjakan secara bertahap. Saat panen raya tembakau, toko emas, dealer sepeda motor dan mobil di Kabupaten Temanggung dan Magelang juga ikut panen raya. # # #

    Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
    Foto F. Rahardi.

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *