• AGROINDUSTRI KARBON AKTIF

    by  • 10/09/2013 • Lain-Lain • 0 Comments

    Pada prinsipnya, semua jenis arang bisa dibuat karbon aktif. Baik arang kayu, arang tempurung kelapa, maupun batu bara. Akan tetapi, hanya arang kayu keras yang bisa diolah lebih lanjut menjadi karbon aktif.

    ARANGKayu keras dengan hasil arang layak diolah menjadi karbon aktif adalah rambutan (Nephelium lappaceum), lengkeng (Euphoria longan), bakau (Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora conjugata), api-api (Avicennia officinalis, Avicennia alba, Avicennia marina), payday loans sawo payday 2 masks manila (Achras zapota), sonokeling (Dalbergia latifolia), kosambi, (Schleichera oleosa), angsana (Pterocarpus indicus), lamtoro (Leucaena leucocephala), kamboja (Plumeria acuminata), dan akasia gunung (Acacia catechu). Dari kayu-kayu keras ini, yang benar-benar baik sebagai bahan karbon payday loans near me aktif hanyalah bakau, dan akasia gunung.

    Sama dengan arang kayu, arang tempurung yang bisa dijadikan karbon aktif, juga harus berasal dari kelapa yang sudah tua, dan ketebalan tempurungnya cukup. Tempurung kelapa hibrida yang tipis, tidak terlalu baik dijadikan karbon aktif. Tempurung kelapa yang tebal dan tua ini, akan menghasilkan arang tempurung berwarna hitam mengkilap dan payday advance keras. Tempurung bahan arang sebaiknya berupa potongan separo atau seperempat dari butiran buah kelapa payday utuh. Tempurung dari pasar-pasar payday 2 wiki tradisional yang sudah hancur, tidak terlalu tepat untuk bahan baku karbon aktif. Di sentra-sentra kelapa yang masyarakatnya masih memroduksi kopra, dan tempurungnya merupakan belahan dua dari satu kelapa utuh, paling baik untuk bahan karbon aktif. Tempurung bahan karbon aktif juga harus sudah bersih dari sabut.

    # # #

    Karbon aktif dibuat melalui dua tahap. Pertama, pembuatan arang, baik arang tempurung kelapa, maupun arang kayu bakau project payday scam dan akasia gunung. Proses berikutnya adalah penyosohan (penggilingan) arang, hingga menghasilkan karbon aktif dan serbuk arang. Serbuk arang ini masih bisa diproses lebih lanjut menjadi briket arang untuk bahan bakar. Penyosohan arang hingga menjadi karbon aktif dengan limbah serbuk arang, dilakukan dengan mesin sederhana berpenggerak listrik, disel, atau bensin. Balai Besar Industri Hasil Pertanian di Bogor, menyediakan prototipe mesin pengolah karbon aktif ini. Demikian pula dengan Badan Penelitian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Rendemen karbon aktif, ditentukan payday 2 oleh tingkat kekerasan arang. Kekerasan arang ditentukan oleh jenis kayu dan proses pembakarannya.

    Kayu bakau atau akasia gunung bahan arang, bisa berasal dari bagian batang, maupun cabang, dan dipotong sepanjang 50 cm – 1 m. Ranting berikut daun, akan menjadi penutup gundukan bahan arang. Pembuatan arang kayu, sebenarnya tidak perlu dalam lubang, melainkan cukup di tanah datar. Pertama disiapkan kayu kering sebagai starter, yang ditumpuk bersama serasah kering. Di atasnya ditumpuk, kayu basah yang akan dibuat arang. Secara bertahap, kayu kering dibakar, kemudian di atas kayu bahan arang ditaruh ranting berikut daun sebagai penutup. Di atasnya kemudian ditimbuk tanah. Proses pengarangan akan berlangsung antara satu sampai dua hari, bergantung dari bad credit payday loans guaranteed approval banyaknya tumpukan kayu.

    Beda dengan pembuatan arang kayu, arang tempurung dibuat dalam drum pembakaran. Drum yang dipakai haruslah drum berpenutup, yang bagian bawahnya diberi empat lubang. Pada awal pembakaran, bagian bawah drum diganjal. Setelah tempurung dalam drum tampak sempurna terbakar, ganjal di bawah drum diambil, hingga udara sama sekali tidak bisa masuk. Kemudian drum ditutup dengan beralaskan daun pisang, daun keladi, atau karung/kain yang dibasahi. Di negara-negara maju, arang dibuat dalam tabung atau “kamar” pengarangan. Kayu dimasukkan dalam tabung, ditutup rapat, lalu tabung dibakar dengan bahan bakar apa saja. Asap disalurkan melalui pipa untuk dicairkan hingga menjadi cuka kayu.

    castle payday

    # # #

    Mesin penyosoh (penggiling) arang, sebenarnya mirip dengan proses kerja molen pengaduk semen. Arang tempurung dimasukkan ke dalam mesin, kemudian akan diaduk dan disosoh. payday loan Mesin ini bisa disetel, hingga menghasilkan arang aktif sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Limbah berupa serpih arang yang lunak, akan terkumpul tersendiri, sementara arang aktifnya juga akan terpisahkan. Arang aktif ini bisa langsung dikemas sesuai dengan permintaan konsumen. Juga sesuai dengan tujuan pengiriman. Apakah akan dikirim jarak dekat, atau jarak jauh, dengan angkutan darat, laut atau udara. Limbah penggilingan berupa serbuk arang, bisa dijadikan pupuk, bisa pula diolah lebih lanjut menjadi briket arang.

    Cara pembuatan briket adalah, serbuk arang dicampur dengan cairan kanji, lalu dicetak bentuk persegi, atau bentuk lain yang dikehendaki. Hasil cetakan ini kemudian dijemur sampai kering, dan siap untuk dipacking dan dipasarkan sebagai briket arang. Serbuk limbah online payday loan industri karbon aktif berbahan arang kayu maupun tempurung, sama-sama bisa dijadikan briket. Kebutuhan briket arang belakangan juga naik tajam, terutama untuk restoran daging guaranteed payday loans dan ikan bakar papan atas. Meskipun briket batubara lebih murah, dan akan menghasilkan kalori lebih tinggi, namun restoran BBQ lebih senang menggunakan briket arang, terutama briket arang tempurung kelapa, sebab konsumen juga lebih senang daging dan ikan yang dibakar dengan briket arang kayu/tempurung, dibanding dengan yang dibakar menggunakan briket batubara.

    Setelah arang disosoh, bagian dalam yang keras dan mengkilap diambil. Bagian inilah yang disebut karbon aktif. Bahan ini banyak digunakan sebagai filter untuk penjernihan air, pemurnian gas, industri minuman, farmasi, katalisator dan masih banyak http://paydayloansusca.com lagi. Kebutuhan karbon aktif untuk berbagai keperluan tadi, sangat besar. Karenanya, meskipun sudah berhasil mengekspor karbon aktif, kita juga masih harus mengimpornya. Impor karbon aktif tempurung kelapa kita, terutama berasal dari Filipina, penghasil kelapa utama dunia. Indonesia sebenarnya tidak perlu mengimpor karbon aktif dari Filipina, apabila agroindustri arang tempurung kita bisa dioptimalkan, sekaligus dilanjutkan menjadi agroindustri karbon aktif dan briket arang. # # #

    Pernah dimuat di Kiat Agribisnis Mingguan Kontan, 18 – 24 Maret 2013

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *