• PELUANG BUDI DAYA MANGGIS

    by  • 04/02/2014 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments

    Tahun 2012 ini, petani kita panen raya manggis. Setelah selama tiga tahun manggis ngambek berbuah karena anomali cuaca, maka tahun ini semua pohon manggis berbuah serentak, dengan volume buah yang sangat besar.

    manggis

    Meskipun sejak sekitar dua dekade terakhir manggis laku keras di Uni Eropa, Jepang, Korea, AS, dan Kanada, akan tetapi harga manggis di tingkat petani di Indonesia masih tetap rendah, yakni hanya sekitar Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per kg. Anehnya, di tingkat konsumen di Jakarta, harga manggis juga masih berkisar Rp 6.000 per kilogram. Harga manggis di Jakarta tetap murah, sebab merupakan sortiran  dari manggis yang akan diekspor. Sampai sekarang di Indonesia belum ada kebun manggis monokultur yang dikelola secara profesional. Hingga ekspor manggis Indonesia, masih mengandalkan hasil panen dari kebun rakyat, yang kemudian disortir. Beberapa eksportir malahan hanya mengandalkan pasar induk Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagai sumber manggis untuk diekspor.

    Di pasar induk Kramat Jati, buah manggis yang belum digrade ini dijual per keranjang volume 50 sd. 60 kg. dengan harga sekitar Rp 200.000. Harga manggis di Uni Eropa, Jepang, Korea, AS, dan Kanada, bisa mencapai 2 dollar AS  per butir. Dengan kurs Rp 9.000 per 1 dollar AS, maka harga satu butir buah manggis mencapai Rp 18.000 di tingkat konsumen di negara pengimpor. Harga tiap kilogram buah manggis, mencapai Rp 72.000 kalau isinya 8 butir. Manggis dari kebun rakyat, hanya bisa diekspor sekitar 20 sd. 30% nya. Grading manggis untuk ekspor, berdasarkan ukuran, bentuk buah, tingkat kemasakan (warna kulit), kemulusan kulit, serta warna tangkai dan kelopak. Cacat yang paling banyak menimpa buah manggis adalah getah kuning (blendok kuning),dan belakangan daging buah yang transparan dan keras.

    # # #

    Buah manggis yang terserang blendok kuning, kulitnya mengeras. Kalau dibuka, maka bagian dalam kulit dan sebagian buah tampak cacat dan mengeluarkan getah berwarna kuning. Daging buah transparan, malahan tidak menunjukkan gejala pada kulit buah. Sampai sekarang getah kuning dan daging buah transparan belum dapat ditanggulangi secara memadai. Bobot buah layak ekspor rata-rata 125 gram per butir (1 kg. isi 8), kulit mulus, warna kulit merah keunguan. Buah yang kulitnya sudah kehitaman (tanda sangat masak) juga harus diafkir. Kendala utama pengembangan kebun manggis adalah umur berbuahnya yang lama. Di alam, tanaman manggis baru akan berbuah pada umur 10 sd. 12 tahun.

    Kelebihan tanaman manggis adalah, akan tetap produktif sampai umur ratusan tahun. Para calon pekebun, akan berpikir ulang kalau harus investasi sampai belasan tahun baru mulai menghasilkan. Karenanya di Thailand, para petani menyisipkan tanaman manggis di sela-sela pohon durian mereka. Setelah manggis berproduksi, tanaman duriannya bisa dibuang, atau tetap dibiarkan selama masih menguntungkan. Bagi para petani Thailand, secara ekonomis tanaman manggis lebih menguntungkan daripada durian. Yang juga sudah mengebunkan manggis adalah Malaysia dan Australia. Australia malahan tercatat sebagai eksportir manggis nomor dua setelah Thailand. Baik di Thailand, Malaysia maupun Australia, manggis ditanam dari biji langsung di lahan. Sebab kelemahan utama tanaman manggis adalah, akarnya sangat peka untuk dipindah-pindahkan.

    Bahkan pemindahan dari polybag ke lahan pertanaman pun, akan mengakibatkan terjadinya stagnasi pertumbuhan akar. Selain peka perubahan, pertumbuhan akar menggis memang sangat lamban, sejalan dengan lambannya pertumbuhan tajuk. Penyambungan tanaman manggis untuk mempercepat umur berbuah juga sulit dilakukan. Sebenarnya penyambungan benih manggis dengan teknik okulasi dan sambung pucuk, bisa dilakukan dengan mudah. Namun benih sambungan akan tumbuh kerdil. Setelah lima tahun, ketinggian tajuk tanaman baru 1,5 m. Sementara tanaman dari biji dengan umur sama, sudah mencapai ketinggian lebih dari 5 m. Karena pertimbangan inilah maka pengembangan manggis di Thailand, Malaysia dan Australia selalu menggunakan benih dari biji. Benih dari biji itu ditanam langsung di lahan yang sudah diberi naungan tanaman peneduh.

    # # #

    Dengan perawatan intensif berupa pengairan pada musim kemarau, pemupukan dengan pupuk organik maupun anorganik, dan pemberian zat perangsang tumbuh, di Thailand, Malaysia dan Australia, manggis sudah bisa mulai berbuah pada umur 5 tahun. Pemberian paclobutrazol untuk mempercepat umur berbuah juga dilakukan oleh para petani manggis Australia. Hasilnya cukup baik asalkan dosisnya tepat. Sebab kelebihan dosis paclobutrazol akan mengakibatkan tanaman cenderung tumbuh kerdil. Di Indonesia pun banyak ditemukan tanaman manggis rakyat yang mampu berbuah pada umur lima tahun, padahal tanpa perawatan sama sekali. Sayangnya, di negeri kita belum ada upaya mengebunkan manggis secara serius.

    Kebun manggis monokultur yang dikelola secara profesional, ternyata bisa menghasilkan buah dengan kualitas lebih baik. Para petani Thailand bisa memperoleh buah kualitas ekspor dengan prosentase antara 40 sd. 60% dari total produksi. Ini merupakan peningkatan sampai duakali lipat, dibanding dengan buah yang dipetik dari kebun rakyat yang hanya mampu menghasilkan buah kualitas ekspor antara 20 sd. 30%. Tanaman manggis umur 10 tahun di kebun monokultur yang dikelola secara profesional, akan menghasilkan sekitar 100 kg. buah per tahun. Dengan jarak tanam 6 X 8 m. maka populasi tanaman per hektar mencapai 200 pohon, dengan hasil 20 ton. Hasil panen ini akan meningkat terus sejalan dengan penambahan umur tanaman.

    Tanaman manggis rakyat umur puluhan tahun di negeri kita, mampu menghasilkan panen sampai 500 kg. per pohon per tahun tanpa perawatan sama sekali. Manggis tumbuh baik di tanah liat dengan ketinggian mulai dari 0 m. sd. 1.000 m. dpl. Namun pertumbuhan optimal akan diperoleh pada dataran menengah dengan ketinggian antara 200 sd. 600 m. dpl. Kulit batang manggis mengandung banyak tanin untuk bahan pewarna tradisional. Belakangan kulit manggis juga diteliti untuk bahan herbal (jus kulit manggis). Buah mudanya sering digunakan sebagai laru (campuran) pada penyadapan nira aren (enau), untuk bahan gula merah. Indonesia, sebenarnya berpeluang untuk meningkatkan volume ekspor manggisnya, melalui pemupukan pohon-pohon tua. Dengan pemberian pupuk NPK 5 kg. per pohon, hasil manggis bisa ditingkatkan minimal sebesar 50% dari sebelumnya. # # #

    Artikel pernah dimuat di Mingguan Kontan

     

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *