STRATEGI PEMASARAN POMELO
by indrihr • 31/08/2015 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments
Saat itu di Thailand sedang musim pomelo (jeruk besar, jeruk bali, jeruk gulung, Citrus maxima (Burm.) Merr.). Semua hotel dan restoran di kota Bangkok dan sekitarnya tampak selalu menyajikan daging buah pomelo siap santap sebagai dessert.
Petani diuntungkan, karena saat produk melimpah, pasar tetap bisa menyerap. Pemilik hotel dan restoran diuntungkan karena pada saat musim, harga pomelo akan lebih murah dari buah-buah lain. Konsumen diuntungkan karena bisa menyantap pomelo dengan cara mudah, tanpa harus mengupas. Di kakilima Bangkok, para pedagang pomelo bukan hanya menyajikan buah utuh, melainkan juga daging buah yang telah bersih dalam kemasan stereofoam. Konsumen tak perlu repot membuka kulit buah, yang memerlukan keterampilan tersendiri. Serasa tak cukup, Thailand masih perlu menyelenggarakan Pomelo Festival.
Tanggal 1 – 4 Agustus 2014 nanti, mereka akan menyelenggarakan Pomelo Festival di Samut Songkhram, provinsi di sebelah barat daya Bangkok. Selain Pomelo Festival, tiap akhir Agustus dan awal September di Samut Songkhram juga diselenggarakan Khao Yai Pomelo Fair. Khao Yai merupakan varietas pomelo andalan Thailand, berdaging buah putih, berukuran besar. Agustus memang musim pomelo di Thailand. Musim durian, manggis dan rambutan, pada bulan Mei dan Juni; menyusul leci dan lengkeng pada Juni dan Juli; lalu pada bulan Agustus pomelo. Di Indonesia, musim pomelo jatuh pada bulan Mei dan Juni setiap tahunnya.
Di Vietnam, RRC, dan Taiwan, promosi pomelo menyatu dengan agenda Mid Autumn Festival, tiap tanggal 15 bulan delapan dalam kalender China dan Vietnam, bertepatan dengan bulan purnama. Waktunya sekitar akhir September, atau awal Oktober dalam kalender Gregorian. Mid Autumn Festival juga disebut dengan beberapa nama lain, yakni Moon Festival, karena selalu dirayakan bertepatan dengan bulan purnama. Kadang juga disebut Mooncake Festival, karena adanya sajian kue bulan. Harvest Moon dan Chinese Thanksgiving, merupakan sebutan Mid Autumn Festival bagi etnis China di perantauan.
# # #
Selama Mid Autumn Festival, pomelo selalu menjadi primadona. Di Taiwan, acara Mid Autumn Festival, malahan disebut Bali Pomelo Festival. Sepertinya masyarakat Taiwan tahu, bahwa di Indonesia pomelo disebut jeruk bali, tetapi di Bali sendiri tak ada Festival Pomelo. Maka mereka pun rutin menyelenggarakan Bali Pomelo Festival. Di Taiwan utara, tepatnya di sebelah barat laut Kota Taipei Baru (New Taipei City), memang terdapat sebuah distrik bernama Bali. Kawasan Kota Taipei Baru merupakan penghasil pomelo utama di Taiwan, dengan total luas kebun 470 hektare dan produksi 6.574 ton.
Distrik Bali merupakan produsen utama pomelo di Kota Taipei Baru. Kawasan produksi pomelo juga terdapat di distrik Xindian, Tamsui, Shulin, Tucheng, Sanxia, Wugu, Linkou, Sanzhi, Ruifang, Xizhi, Jinshan, dand Shuangxi. Berarti sudah ada tiga jenis buah asli Indonesia, yang dikembangkan secara serius di Taiwan. Pertama jambu air, yang diintroduksi ke Taiwan (Formosa), tahun 1941dari Ciamis, Jawa Barat. Kemudian belimbing manis, yang diintroduksi ke Taiwan abad 18 dari daratan China. Dari Asia Tenggara, belimbing masuk ke daratan China antara abad 7 sampai awal abad 10 (zaman Dinasti Tang).
Secara serius, Taiwan baru mengembangkan belimbing pada tahun 1990an, belajar dari Malaysia. Dan kemudian pomelo. Buah ini sudah masuk ke daratan China sejak Dinasti Chin (abad 3 SM). Masuk ke Pulau Formosa diduga lebih awal dari masuknya belimbing manis. Pengembangan Pomelo secara komersial di Taiwan baru terjadi tahun 1980an, ketika negeri ini mengintroduksi Thai Pomelo (the XiShi pomelo), dari Thailand. Menurut TARI (the Taiwan Agricultural Research Institute), tingkat kemanisan XiShi pomelo pada 12,3 – 14,4°Brix, dengan tingkat kemasaman 0,19 – 0,20% citric acid.
Tingkat kemanisan varietas pomelo yang sudah ada di Taiwan hanya 9,2 – 10,6°Brix, dengan kemasaman 0,19% citric acid. Pomelo baru ini juga mampu berproduksi 25 – 28 ton per hektar per musim; dibanding pomelo lama yang hanya 12 – 16 ton per hektar. Otomatis keuntungan petani juga naik dari sebelumnya 0,5 – 1,5 juta NT $ per hektar, menjadi 2 – 3 juta NT$, atau ada kenaikan antara 100 – 300%. Sebenarnya produksi pomelo Taiwan, masih tergolong kecil jika dibanding dengan di China Daratan. Tahun 2012, produksi pomelo RRC mencapai 3 juta ton. Sebanyak 72.000 ton diekspor, termasuk ke Indonesia.
# # #
Di Indonesia Menteri Pertanian RI telah melepas sembilan varietas pomelo. Kesembilan varietas tersebut adalah: 1. Nambangan; 2. Nambangan Merah; 3. Nambangan Putih; 4. Magetan Tanpa Biji; 5. Sri Nyonya; 6. Ades Duku, 7. Gulung, 8. Bali Merah, dan 9. Bali Putih. Beberapa kultivar unggul yang dikembangkan masyarakat, sampai sekarang belum terdata dengan baik oleh institusi terkait. Meskipun kita sudah punya sembilan verietas pomelo unggulan, sampai sekarang masyarakat masih belum tahu, mana pomelo yang manis, dan mana yang berdaging buah masam, bahkan pahit (getir).
Sama dengan produk pertanian lain, produksi, distribusi, dan pemasaran pomelo belum ditangani secara baik. Badan Pusat Statistik (BPS), bahkan masih menyatukan produksi pomelo bersama dengan jeruk siam, dan jeruk keprok, dengan total produkdi tahun 2013 hanya 1,4 juta ton. Di pasar internasional, dibedakan antara jeruk keprok, termasuk siam (mandarin, Citrus reticulata), dengan jeruk manis (orange, Citrus sinensis), pomelo, dan grepefruit (Citrus paradisi). Jeruk manis, diduga merupakan silangan alami antara jeruk keprok dengan pomelo. Sementara grepefruit, merupakan silangan antara jeruk manis dengan pomelo.
Selama ini pomelo di Malaysia ditangani Mardi (Malaysian Agricultural Research and Development Institute), di Thailand Chiang Mai Royal Agricultural Research Center, dan di Taiwan Tari (Taiwan Agricultural Research Institute). Secara lebih spesifik kita punya Balitjestro (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropik) di Tlekung, Kota Batu, Jawa Timur. Kita juga punya sentra pomelo (Jeruk Nambangan), di Kabupetan Magetan, Jawa Timur. Namun tak pernah ada upaya promosi untuk memasarkan produk ini segencar di Thailand, Taiwan, dan RRC. # # #
Artikel pernah dimuat di Mingguan Kontan

