BUNGA DURIAN RUSAK KARENA LEBAH MADU
by indrihr • 27/11/2017 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments
Teman saya seorang petani durian. Kebun duriannya berdekatan dengan kebun lengkeng. Di kebun lengkeng itu sering digembalakan lebah madu. Sejak itu pohon durian teman saya tidak berbuah. Benarkah lebah merusak bunga durian? (Siswono, Magelang).
Sdr. Siswono, lebah madu yang bisa digembalakan hanya lebah madu Eropa, European honey bee, Apis mellifera. Lebah asli Indonesia ada dua. Pertama lebah madu india, Indian honey bee, Apis cerana indica. Lebah ini bisa dipelihara tetapi tidak bisa digembalakan. Kedua lebah madu hutan, giant honey bee, Apis dorsata. Lebah ini bisa dipanen madunya, tidak bisa dibudidayakan, dan serangannya bisa mematikan. Jadi yang dimaksud oleh teman Anda itu pasti lebah madu Eropa, Apis mellifera.

Lebah apa pun, tidak pernah merusak bunga, bahkan membantu penyerbukan (polinasi). Lebah merupakan polinator paling baik, karena jumlahnya sangat banyak dalam satu koloni, dan makanan utamanya memang madu (nektar) dan polen (serbuk sari). Karenanya, lebah banyak dimanfaatkan untuk membantu polinasi berbagai komoditas pertanian. Baik tanaman pangan, maupun hortikultura. Di negara-negara Uni Eropa, Australia, Jepang, dan Amerika Serikat; para petani membayar peternak lebah untuk membantu polinasi tanaman mereka, agar hasil meningkat.
Di Indonesia terbalik, karena peternak lebah yang justru harus membayar ke pemilik kebun. Bahkan ada pemilik kebun yang menolak para peternak lebah, dengan alasan seperti yang Anda kemukakan tersebut. Lebah mereka anggap akan merusak bunga, hingga hasil buah atau komoditas lain akan menurun. Itu semua tidak benar. Justru petani akan rugi apabila tanaman mereka tidak dipolinasi oleh lebah madu. Tentu tidak semua tanaman memerlukan polinasi. Misalnya tanaman umbi-umbian.
Bunga durian mekar pada malam hari, hingga penyerbukannya tidak dilakukan lebah. Sebab lebah madu hanya aktif pada siang hari. Bunga durian diserbukkan oleh kelelawar madu, long-tongued nectar bat, Macroglossus minimus. Jadi tak mungkin lebah merusak bunga durian. Gagal panen sebuah komoditas pertanian, bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tetapi belum pernah ada kasus gagal panen karena bunga dirusak oleh lebah. Belakangan ini, memang banyak petani durian gagal panen. Bahkan bukan hanya durian, melainkan juga mangga, rambutan, duku, dan manggis.
Penyebab gagal panen durian dan buah-buahan lain tersebut, bukan lebah madu, melainkan hujan yang berkepanjangan selama 2016. Durian, duku, manggis, mangga, dan rambutan; memerlukan musim kering paling sedikit selama tiga bulan untuk memicu pembungaan. Ketika tak ada musim kering, sebagian besar tanaman buah-buahan tak mau berproduksi. Tentu tak semua tanaman buah ngambek berbuah saat hujan berkepanjangan. Pisang, salak, pepaya, dan nanas justru meningkat produktivitasnya saat banyak hujan.
Faktor nutrisi (pupuk) juga menentukan produktivitas tanaman. Ketika iklim normal, tetap ada pohon durian yang tak berbuah. Demikian pula saat hujan turun berkepanjangan, juga masih ada pohon durian yang berbuah normal. Kemungkinan besar kekecualian ini disebabkan oleh faktor ketersediaan nutrisi. Karenanya, tanaman apa pun perlu dipupuk sesuai dengan kebutuhan. Baik pupuk pabrik (N, P, K atau unsur mikro), maupun pupuk organik (kompos, pupuk kandang, pupuk hijau).
Sinar matahari juga ikut menjadi penentu produktivitas. Di negara bagian Queensland, Australia; ada seorang petani yang mengeluh karena tanaman durian di kebunnya belum pernah berbuah, padahal umur tanam sudah lebih lima tahun, dan nutrisi cukup. Pohon durian dengan umur kurang dari lima tahun di kebun lain sudah berbuah. Setelah saya datangi, ternyata kebun durian di Queensland tersebut penuh dengan naungan sengon, jeungjing, Moluccan albizia, Falcataria moluccana.
Saya menyarankan agar petani tersebut menebang pohon peneduh, dan hanya menyisakan di bagian pinggir kebun sebagai pematah angin. Setahun setelah pohon peneduh ditebang, durian petani Queensland itu berbuah normal. Kesalahan memilih komoditas sesuai agroklimat setempat juga bisa menjadi penyebab durian tak mau berbuah. Di Nongkojajar, Pasuruan, Jatim; ada petani yang mengeluh durian monthongnya tumbuh kerdil, dan bunganya tak pernah jadi buah. Ternyata dia menanam durian monthong di ketinggian 1.100 m. dpl. # # #
Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
Foto : F. Rahardi
