• BLIGO DAN PARIA BELUT

    by  • 25/06/2018 • Buah, Sayur, Tanaman Hias, PERTANIAN • 0 Comments

    Di Taman Buah Mekarsari saya melihat ada buah lonjong warna abu-abu, bentuk seperti pepaya tapi tanamannya merambat. Kemudian ada lagi buah yang memanjang seperti ular, berwarna hijau dengan loreng putih persis seperti ular. Buah apakah ini? (Yuan, Cilegon).

    Sdr. Yuan, buah lonjong berwarna kelabu itu disebut bligo atau kundur (winter melon, ash gourd, white gourd, winter gourd, tallow gourd, Benincasa hispida). Bligo berasal dari Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini kemudian menyebar ke Asia Timur, terutama ke daratan Tiongkok, dan di sini sangat digemari oleh masyarakat Tionghoa. Di RRT dan Taiwan, tercipta kultivar bligo unggul, dengan buah berukuran besar dan memanjang, dengan warna kulit buah lebih hijau.

    Pare-belut-a
    Buah bligo muda bisa disayur bening, atau dimasak kari. Buah tua dibuat manisan yang disebut táng dōng guā; dan kue Imlek yang disebut lǎopó bǐng. Di RRT dan Taiwan, bligo ditanam pada musim semi, dan buah dipanen pada musim gugur. Buah yang telah tua ini, tahan disimpan sampai musim semi tahun berikutnya dan tak akan rusak. Pada hari raya Imlek yang berlangsung saat puncak musim dingin, buah bligo diolah menjadi kue lǎopó bǐng yang menjadi salah satu menu andalan selama perayaan tahun baru.

    Di Indonesia sendiri, bligo makin tersisih dan terlupakan, hingga masyarakat, terutama generasi mudanya sudah tak mengenal lagi buah ini. Bahkan banyak yang mengira bligo merupakan buah introduksi dari RRT. Padahal sebaliknya. Bligo buah asli Asia Tenggara yang diintroduksi ke RRT. Tanaman ini tumbuh memanjat dengan menggunakan sulur panjat. Sepintas tanaman bligo termasuk daun dan bunganya tampak mirip dengan tanaman labu parang dan labu air. Maklum tiga tanaman ini memang masih satu famili Cucurbitaceae.

    bligo-2b
    Di Indonesia, bligo ditanam pada awal musim penghujan menggunakan benih berupa biji, dan buah dipanen pada musim kemarau, lalu tanaman akan mati. Tanaman ini bisa dirambatkan ke pohon, dibuatkan  para-para atau pagar. Bligo termasuk tumbuhan bandel yang hampir tak pernah terserang hama serta penyakit. Buah bligo juga dipercaya sebagai bahan pengobatan alternatif serta untuk keperluan sesaji. Itulah sebabnya di kios para penjual keperluan sesaji di trotoar jalan di depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, juga terdapat buah bligo.

    Buah yang memanjang seperti ular yang Anda tanyakan, disebut peria belut, snake gourd, Trichosanthes cucumerina. Sebutan peria belut untuk membedakannya dengan peria ayam, peria pahit, bitter melon, bitter gourd, Momordica charantia. Peria belut merupakan sayuran seperti halnya peria ayam. Sama dengan bligo, peria belut juga berasal dari Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia. Baik peria belut maupun peria ayam, masih sama-sama satu famili Cucurbitaceae dengan bligo, labu parang dan labu air.

    Di Indonesia, peria belut memang tak sepopuler peria ayam. Peria ayam tiap hari bisa dijumpai di penjual sayuran. Peria belut hampir tak pernah dijual di tukang sayur. Karenanya, jenis sayuran ini juga makin tak dikenal oleh masyarakat. Nasib peria belut sama dengan bligo yang tersisih, dan hanya dibudidayakan secara terbatas oleh masyarakat di kawasan tertentu. Maka tak heran apabila banyak orang yang tak tahu dan bertanya-tanya, buah apakah yang berbentuk memanjang seperti ular ini.

    Tanaman peria belut hanya bisa dibudidayakan di para-para, tidak bisa dirambatkan ke pohon seperti halnya bligo. Sebab peria belut memerlukan perawatan khusus, agar buahnya memanjang dan lurus, dengan cara memberi pemberat, misalnya kerikil, yang diikatkan pada ujung buah. Apabila tak diberi pemberat, bentuk peria belut akan tak beraturan. Dengan diberi pemberat peria belut akan tumbuh lurus, dan biasanya juga berukuran lebih besar, dibanding buah yang tak diberi pemberat. # # #

    Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
    Foto : F. Rahardi

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *