• TEKOMARIA ABAL-ABAL DAN ASLI

    by  • 23/04/2024 • Uncategory • 0 Comments

    Apabila kita klik di Google dengan kata kunci bunga tekomaria, akan muncul bunga warna kuning cerah. Kisaran harga benihnya antara Rp10.000 sampai Rp150.000 bergantung ukuran tanaman, sudah berbunga atau belum.

    Yang disebut “tekomaria” kadang ditulis “tecomaria”, sudah banyak tumbuh di kompleks perumahan DKI Jakarta dan sekitarnya. Kadang tekomaria juga dijadikan elemen taman kota, atau ditanam sebagai hiasan tepi jalan. Dalam jagat tanaman hias, tekomaria termasuk pendatang baru. Tanamannya berupa semak berkayu, bisa tumbuh setinggi 10 meter, dengan daun majemuk. Dalam satu tangkai terdapat antara tiga sampai 13 helai daun. Bunganya berbentuk terompet kecil berwarna kuning cerah, menggerombol di ujung ranting, masing-masing dengan cabang (mahkota) lima helai.

    Yang disebut “tekomaria” sebenarnya bernama yellow trumpetbush, yellow bells, yellow elder, dan ginger Thoma. Nama botaninya Tecoma stans, suku Bignoniaceae. Genus Tecoma terdiri dari tujuh spesies. Dari tujuh spesies itu, empat spesies berbunga kuning. Satu spesies Tecoma fulva berbunga oranye, dua spesies Tecoma rosifolia dan Tecoma tenuiflora berbunga merah. Tujuh spesies dalam genus Tecoma itu, semua berasal dari Amerika Tropis (tengah dan selatan). Dari tujuh spesies itu yang paling banyak ditanam di Jakarta dan sekitarnya hanya Tecoma stans.

    Kalau nama botani bunga kuning ini Tecoma stans lalu dari mana datangnya nama “tekomaria”? Masih dalam suku Bignoniaceae yang beranggotakan 79 genera, memang ada genus Tecomaria dengan dua spesies: Tecomaria capensis dan Tecomaria nyassae. Dua spesies Tecomaria ini berasal dari Afrika. Bunga Tecomaria capensis berbentuk memanjang, mirip dengan Tecoma rosifolia dan Tecoma tenuiflora. Tecomaria juga berupa semak berkayu, berdaun majemuk dengan helai daun bergerigi berbentuk lebih membulat dibanding daun Tecoma stans yang memanjang.

    Tecomaria capensis lazim disebut Cape honeysuckle, untuk membedakannya dengan true honeysuckle Lonicera periclymenum suku Caprifoliaceae yang berhabitat asli Eropa. Tecomaria capensis justru jarang terlihat ditaman di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Karena ada nama Tecoma stans dan Tecomaria capensis masyarakat pun bingung. Para pedagang tanaman hias ikut andil dalam mengubah nama Tecoma (stans) menjadi Tecomaria. Tecomaria capensis memang bernama sinonim Tecoma capensis. Sedangkan Tecoma stans bernama sinonim Bignonia stans, Gelseminum stans dan Stenolobium stans.

    Nama-nama Salah Kaprah

    Dalam jagat tanaman hias, memang banyak nama “salah kaprah”. Artinya, secara ilmu botani salah, tetapi masyarakat sudah terlanjur familier dengan nama-nama tersebut. Kembang torong, barbados lily, Hippeastrum puniceum; oleh masyarakat disebut “amarilis”. Harian Kompas dua kali menurunkan foto kembang torong di halaman 1 dengan sebutan amarilis. Padahal genus Hippeastrum suku Amaryllidaceae terdiri dari 111 spesies. Sedangkan genus Amaryllis yang juga anggota suku Amaryllidaceae hanya terdiri dari dua spesies: Amaryllis belladonna dan Amaryllis paradisicola. Yang selama ini populer sebagai amarilis, sebenarnya kembang torong.

    Salah kaprah nama tanaman hias bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Eropa dan Amerika juga sama. Sebutan amarilis bagi spesies Hippeastrum juga umum di Dunia Barat. Bahkan nama umum (common names) morning glory; digunakan untuk 1.000 spesies dari beberapa genus: Argyreia, Astripomoea, Calystegia, Convolvulus, Ipomoea, Lepistemon dan Merremia. Nama lily juga digunakan untuk berbagai spesies bahkan beberapa genus bunga. Tetapi nama lily itu diberi tambahan nama untuk membedakannya dengan bunga lain. Misalnya easter lily, easter lily cactus, oriental lily, daylily, amazon lily, calla lily, water lily dll.

    Di Indonesia, nama melati tak hanya digunakan untuk menyebut genus Jasminum, suku Oleaceae dengan 201 spesies; melainkan juga untuk bunga genus dan suku lain. Misalnya melati belanda Combretum indicum, suku Combretaceae. Dalam Bahasa Inggris melati belanda disebut Rangoon creeper atau Burma creeper. Melati mentomori atau melati costa untuk menyebut manac, Brunfelsia uniflora, suku Solanaceae. Melati jepang digunakan untuk yellow-vein eranthemum, Pseuderanthemum maculatum. Melati pandan wangi bagi Bread Flower, Vallaris glabra. Mondokaki, pinwheel flower, Tabernaemontana divaricata, jadi melati china.

    Dalam Bahasa Indonesia, melati genus Jasminum, juga disebut dengan berbagai nama. Jasminum sambac, Arabian Jasmine, disebut melati putih. Melati biasa (common Jasmine, Jasminum officinale), disebut melati gambir. Jasminum nobile, Royal Jasmine, disebut melati raja. Kalau ini cocok dengan nama Inggrisnya. Tetapi nama “jasmine” dalam Bahasa Inggris pun juga ada yang ngaco. Misalnya Trachelospermum jasminoides, suku Apocynaceae yang disebut Star Jasmine. Dalam Bahasa Indonesia nama melati bintang hanya digunakan untuk menyebut bunga Jasminum multiflorum.

    Perubahan nama dari Tecoma stans menjadi “tekomaria” bisa dimaklumi. Dalam suku Bignoniaceae ada empat genus bernama depan Teco: Tecoma (7 spesies), Tecomanthe (6 spesies), Tecomaria (2 spesies) dan Tecomella (1 spesies). Genus Tecoma dari Amerika Tengah dan Selatan. Tecomanthe dari Maluku, Papua, Australia, Selandia Baru dan Kepulauan Solomon. Tecomaria dari Afrika dan Tecomella dari Afghanistan, India, Iran, Oman dan Pakistan. Tecomanthe dendrophila yang berasal dari Maluku, Papua dan Kepulauan Solomon merupakan tanaman merambat, berbunga indah warna pink di pangkal dan putih di ujung. # # #

    Artikel pernah dimuat di Tabloid Kontan
    Foto F. Rahardi:

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *