• MENGAPA RUMPUT ISRAEL BISA MASUK INDONESIA?

    by  • 05/08/2025 • Uncategory • 0 Comments

    Sejak kapan dan dengan cara bagaimanakah rumput Israel masuk ke wilayah Indonesia? Seberapa berbahayakah rumput Zionis ini bagi pertanian di negeri kita dan bagaimanakah cara membasminya? (Zulham, Palembang).

    Sdr. Zulham, sebutan rumput israel sebenarnya tak berhubungan dengan Negara Israel, gulma ini juga bukan rumput. Dalam Bahasa Inggris rumput Israel disebut Chinese Violet, nama botaninya Asystasia gangetica. Sebutan rumput israel dalam bahasa daerah cukup beragam. Di antaranya arang sungsang, ara sungsang, coromandel. Para pakar menyebut gulma ini dengan nama rumput israel karena daya invasifnya yang tinggi mirip dengan negeri Israel.

    Rumput israel tergolong suku jeruju-jerujuan, Acanthaceae; bukan suku rumput-rumputan, Poaceae. Tetapi masyarakat memang terbiasa menyebut semua gulma termasuk gulma berdaun lebar suku apa pun, dengan nama rumput. Termasuk rumput israel yang sebenarnya masuk suku jeruju-jerujuan. Genus Asystasia terdiri dari 60 spesies, berasal dari kawasan tropis Afrika, Asia dan Australia. Tak ada satu spesies pun yang berasal dari Israel yang merupakan negeri beriklim gurun.

    Asystasia gangetica yang di sini disebut rumput israel berasal dari India, Srilanka, Bangladesh; Indochina, Papua dan Australia. Sekarang rumput israel sudah menyebar ke seluruh kawasan tropis dunia di semua benua. Di Benua Afrika rumput israel malah dikenal sebagai sayuran yang cukup populer. Di beberapa negara rumput israel dijadikan tanaman hias karena bunganya yang putih dengan warna ungu di bagian tengahnya.

    Meskipun dikenal sebagai gulma tetapi bagi para peternak Indonesia rumput israel justru dikenal sebagai pakan ternak ruminansia dengan nilai gizi tinggi. Meskipun tak pernah dibudidayakan sebagai hijauan pakan ternak, rumput israel bisa diambil bersama gulma lainnya pada musim penghujan. Sama dengan gulma pada umumnya, pada musim kemarau rumput israel juga mengering. Nanti saat turun hujan, biji-bijinya akan bertumbuhan dan memenuhi lahan pertanian.

    Ada dua varietas Asystasia gangetica yakni Asystasia gangetica var. gangetica yang berasal dari India, Srilanka, Bangladesh; Indochina, Papua dan Australia. Serta Asystasia gangetica var. krishnae yang endemik India. Selain Asystasia gangetica di pantai selatan Pulau Jawa juga sering dijumpai Asystasia alba yang endemik Pulau Christmas, di Samudera Hindia. Biji Asystasia alba yang terbawa gelombang laut, terdampar di pantai selatan Jawa dan tumbuh di sana. Ciri khas Asystasia alba bunga lebih bulat dan tidak ada warna ungu di tengahnya.

    Selain Asystasia alba di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, juga tumbuh Asystasia nemorum yang berbunga ungu, pink dan merah. Meskipun Asystasia nemorum justru endemik Pulau Jawa, keberadaannya di alam tidak sebanyak Asystasia gangetica yang merupakan tumbuhan pendatang. Sebagai tanaman hias, Asystasia alba dan Asystasia nemorum justru lebih menarik dibanding si rumput israel, Asystasia gangetica karena penampilan dan warna bunganya yang seluruhnya putih dan seluruhnya ungu, merah serta pink.

    Masih ada satu lagi spesies Asystasia endemik Jawa, Bali, Lombok, Nusatenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua, yakni Asystasia oppositiflora. Meski endemik Indonesia, tidak banyak informasi tentang Asystasia oppositiflora yang bisa diperoleh; termasuk foto-fotonya. Informasi tentang genus Asystasia memang didominasi oleh spesies gangetica si rumput israel yang memang sangat invasif. Kecuali di pantai selatan Jawa yang juga didominasi oleh Asystasia alba dari Pulau Christmas.

    Penamaan tumbuh-tumbuhan di mana pun di dunia memang aneh. Cengkih yang berasal dari lima pulau kecil di Maluku: Bacan, Makian, Moti, Ternate, dan Tidore; oleh Bangsa Eropa disebut berasal dari “Kepulauan India”. Sebab Bangsa Eropa mendapatkan cengkih dari Bangsa Arab yang membelinya di India. Orang-orang India mengambilnya dari “kepulauan yang jauh”. Lalu di Eropa cengkih dikenal berasal dari Kepulauan India.

    Bambu jepang (bambu biara, monastery bamboo, Thyrsostachys siamensis) sebenarnya berasal dari Thailand. Tetapi bambu jepang masih bagus karena meskipun berasal dari Thailand, itu tetap bambu. Lain dengan kamboja jepang yang sebenarnya genus Adenium bukan kamboja (genus Plumeria) dan juga bukan berasal dari jepang melainkan dari Pulau Sokotra serta Afrika. Melati jepang, Pseuderanthemum maculatum; bukan melati dan asalnya dari Kep. Solomon/Vanuatu. Bukan dari Jepang. # # #

    Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
    Foto. F. Rahardi

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *