BUAH SELALU BUSUK BERJATUHAN
by indrihr • 21/08/2025 • Uncategory • 0 Comments
Saya punya satu batang jambu air di halaman rumah yang selalu berbuah lebat dan rasanya sangat manis. Sayang sekali buahnya selalu busuk dan berjatuhan. Di dalam buah busuk itu ada ulatnya. Bagaimanakah cara menanggulanginya? (Mariana, Manado).
Sdri. Mariana, buah jambu air Anda busuk dan berjatuhan bukan karena diserang ulat, melainkan lalat buah. Ulat merupakan larva kupu-kupu dan ngengat (moth), sedangkan yang ada dalam buah busuk itu larva lalat buah Asia, oriental fruit fly, Bactrocera dorsalis. Setelah kawin, lalat buah betina akan menusukkan bagian belakang abdomennya ke kulit buah yang masih muda dan memasukkan telur ke dalamnya. Setelah menetas, larva lalat buah akan memakan jaringan buah sampai menjadi larva dewasa.
Sebelum larva menjadi pupa, buah tempat tinggalnya akan jadi busuk dan jatuh. Dalam buah busuk yang berjatuhan itulah larva lalat buah menjadi pupa lalu keluar dari buah busuk sebagai lalat buah yang bisa terbang. Karenanya salah satu cara membasmi lalat buah, kumpulkan buah busuk yang berjatuhan itu lalu dimasukkan ke dalam lubang dan ditimbun, atau dibakar bersama sampah yang lain. Cara lainnya dengan memasang perangkap dari botol plastik yang di atas diberi metil eugenol.
Metil eugenol merupakan senyawa yang aromanya mirip aroma feromon lalat betina. Lalat jantan akan masuk ke dalam perangkap dan jatuh ke bagian bawah botol berisi air. Cara membuat perangkap lalat buah dari botol plastik banyak bertebaran di dunia maya. Klik di Google dengan kata kunci “perangkap lalat buah”. Metil eugenol juga ada yang sudah jadi dan dijual secara online maupun offline di toko pertanian. Metil eugenol juga bisa dibuat dengan bahan minyak cengkih dicampur urea.
Karena lalat jantan banyak yang terperangkap dan mati, lalat betina akan menghasilkan telur yang fertil hingga buah banyak yang utuh. Selain dengan perangkap buatan, lalat buah jantan juga bisa dijebak dengan menanam cempakawali, Samoan gardenia, Tabernaemontana africana. Aroma bunga tanaman hias ini juga mirip dengan feromon lalat buah betina, hingga lalat buah jantan akan berkumpul hinggap di sana. Tinggal kita rajin menyemprotnya pakai pestisida kontak.

Jambu air memang paling rentan diserang lalat buah. Selain jambu air, jambu biji, belimbing dan nangka juga rentan diserang lalat buah. Kalau hanya punya satu dua pohon jambu air atau belimbing di halaman rumah, solusi untuk mengatasi lalat buah paling mudah dengan pembungkusan buah. Bahan pembungkus bisa berupa daun. Misalnya daun pisang kering (klaras), daun jati kering dll. daun yang berukuran lebar. Sebelum digunakan untuk membungkus daun kering terlebih dahulu direndam air agar tidak kaku dan rusak saat digunakan.
Bahan pembungkus juga bisa berupa kertas apa pun. Tetapi idealnya kertas yang cukup kuat misalnya kertas bungkus semen. Sebenarnya kertas tipis pun juga akan tahan melindungi buah sampai dengan tua dan masak. Selain kertas pembungkus buah juga bisa berupa kantung plastik bening atau kentung kresek. Semakin murah dan mudah didapat, bahan pembungkus buah semakin ideal. Dulu para petani di sekitar Jakarta membungkus belimbing mereka dengan kertas karbon di bagian dalam dan klaras di bagian luar.
Para petani belimbing di Malaysia membungkus belimbing mereka hanya dengan satu lapis kertas bekas, termasuk kertas koran. Kualitas buah yang dibungkus dengan kertas dan daun kering, lebih baik dibanding yang dibungkus dengan plastik. Di Taiwan para petani membungkus jambu air dengan kertas di bagian luar dan foam net di bagian dalam. Kertas bagian luar untuk melindungi buah dari sinar matahari dan hujan, foam net di bagian dalam melindungi buah dari benturan dan gesekan saat panen, penyimpanan dan pengangkutan.
Dulu para petani kita membungkus nangka dengan anyaman daun kelapa. Sekarang nangka dibungkus dengan karung plastik. Pembungkusan dilakukan saat buah belum terinfeksi telur lalat buah. Sebelum dibungkus, terlebih dahulu buah diseleksi. Buah yang berukuran kecil, cacat atau berbentuk tak sempurna sebaiknya dibuang. Hanya buah yang berbentuk sempurna, tanpa ada cacat yang dibungkus dan dipelihara sampai masak. # # #
Artikel pernah dimuat di Kontan Pagi
Foto F. Rahardi
