• AYAM KAMPUNG SUPER

    by  • 29/04/2015 • 0 Comments

    Saya ingin membudidayakan ayam kampung super, yang kata teman-teman keuntungannya menjanjikan. Yang ingin saya tanyakan, bagaimanakah prospek ayam jenis ini, dan apa sajakah kendalanya? (Intan, Cirebon). Sdri. Intan, sukses tidaknya sebuah bisnis, bukan ditentukan oleh hebatnya komoditas, melainkan oleh banyak faktor lain. Embel-embel “super” yang ditempelkan ke ayam kampung, sebenarnya hanyalah sarana promosi, agar

    Read more →

    PESTISIDA DAUN PEPAYA

    by  • 21/04/2015 • 0 Comments

    Saya petani melon. Untuk mengatasi kenaikan harga pestisida, saya gunakan picung, gadung, dan daun pepaya, untuk menyemprot ulat. Mengapa daun pepaya yang enak dimakan manusia lebih efektif dibanding picung yang nyata-nyata beracun? (Nita, Indramayu). Sdri. Nita, picung, pucung, kluwak, kepayang (Pangium edule), dan gadung (Dioscorea hispida); memang mengandung racun sianida Hydrogen cyanide (HCN). Sianida...

    Read more →

    KETERGANTUNGAN PADA BAWANG IMPOR

    by  • 13/04/2015 • 0 Comments

    Dalam Sidang Kabinet Terbatas Bidang Ekonomi, Kamis 14 Maret 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat marah. Harga bawang putih dan bawang merah yang melambung belakangan ini lamban ditangani oleh Kementarian Pertanian dan Perdagangan. Dua kementerian ini bukannya bekerjasama mengatasi lonjakan harga bawang putih yang mendekati Rp 100.000 per kg, malahan saling menyalahkan. Lonjakan harga...

    Read more →

    PRODUKSI KOLANG-KALING

    by  • 10/04/2015 • 0 Comments

    Ada dua jenis kolang-kaling. Pertama kolang-kaling ukuran kecil, dengan bentuk agak lonjong,  kedua kolang-kaling bulat dengan ukuran lebih besar. Kolang-kaling kecil berasal dari biji buah aren (Arenga pinata), sementara kolang-kaling besar adalah biji buah nipah (Nypa fruticans). Kolang-kaling besar relatif jarang terdapat di pasaran. Selama bulan Puasa (Ramadan), buah kolang-kaling mudah dijumpai di mana-mana,...

    Read more →

    POTENSI AGROINDUSTRI KAYU MANIS

    by  • 30/03/2015 • 0 Comments

    Indonesia merupakan penghasil kayu manis (cinnamon, cannela) nomor satu dunia. Lima negara penghasil kayu manis terbesar dunia adalah Indonesia 90.500 (ton), Tiongkok 69.000, Vietnam 22.000, Srilanka 16.090, dan Madagaskar 2.400. Sentra kayu manis utama Indonesia, ada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Di kabupaten ini gunung berapi tertinggi di Indonesia (3.805 m),  dan Danau Kerinci...

    Read more →

    CINCAU HIJAU DAN CINCAU HITAM

    by  • 23/03/2015 • 0 Comments

    Belakangan ini, minuman cincau jadi trend di mana-mana. Saya tertarik untuk menggeluti bisnis ini. Dari bahan apakah produk cincau dihasilkan? Mengapa ada cincau hijau dan cincau hitam? (Anies, Surakarta). Sdr. Anies, cincau hijau berasal dari dua jenis tanaman, yakni cincau rambat (Cyclea barbata Miers) dan cincau perdu (Premna oblongifolia Merr.). Sementara cincau hitam berasal...

    Read more →

    POTENSI BISNIS ALKESA

    by  • 16/03/2015 • 0 Comments

    Di Indonesia alkesa merupakan buah yang hampir tak bernilai ekonomis. Masyarakat hanya memanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi segar secara langsung. Padahal di Filipina dan beberapa negara lain alkesa sudah dibudidayakan secara komersial. Alkesa juga disebut alkesah, sawo mentega, sawo ubi, atau kanistel. Nama kanistel berasal dari bahasa Inggris, canistel. Selain canistel, alkesa juga disebut egg...

    Read more →

    NILAI EKONOMIS AKASIA DEKURENS

    by  • 09/03/2015 • 0 Comments

    Pickup penuh kulit kayu berwarna cokelat, itu merayapi jalan makadam lereng utara Gunung Merbabu (3.145 meter dpl), meninggalkan Dusun Tèkèlan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Mobil pickup itu mengangkut kulit kayu akasia dekurens, yang juga disebut akasia gunung (Acacia decurrens). Selama ini masyarakat lebih mengenal akasia mangium (Acacia mangium); yang populer...

    Read more →

    RENDEMEN DAN KADAR PA MINYAK NILAM

    by  • 02/03/2015 • 0 Comments

    Sejak tahun lalu, gencar dipromosikan adanya teknologi, dan peralatan destilasi nilam, yang mampu mendongkrak  rendemen dari 2% sampai 10%. Tak lama kemudian, oleh media yang sama dipromosikan pula teknik suling nilam rendemen jalur tengah 5,5%. Alasannya, karena rendemen 10% yang sebelumnya dipromosikan sebagai “spektakuler”, ternyata belum terbukti kebenarannya. Ini semua sebenarnya merupakan pembodohan publik....

    Read more →

    BISNIS KAYU YANG TAK PERNAH MATI

    by  • 23/02/2015 • 0 Comments

    Pohon jati dibudidayakan secara khusus hanya untuk dipanen kayunya. Kelas kekuatan, kekerasan, dan keawetan kayu jati tergolong paling tinggi, dibanding kayu lain. Keunggulan ini masih ditambah dengan sifatnya yang mudah diolah (dikerjakan). Di bawah tegakan jati http://pharmacyonline-incanada.com/ memang bisa dibudidayakan beberapa komoditas. Misalnya empon-empon (jahe, kunyit, temulawak, lempuyang, dan lain-lain), atau iles-iles (porang, Amorphophallus...

    Read more →